alexametrics

Tim Cyber Mulai Telusuri Pidana Kasus Lagu Jogja Istimewa

16 Januari 2019, 20:30:02 WIB

JawaPos.com – Tim Cyber Polda Daerah Istimewa Jogjakarta (DIJ) mulai melakukan penyelidikan terkait laporan dari Marzuki Mohamad, pencipta lagu Jogja Istimewa. Atas diubahnya lirik lagu itu dan dipakai sebagai kampanye pendukung Capres Prabowo Subianto.

“Ya (tim Cyber melakukan penelusuran). Saat ini masih dikaji dan didalami, apakah memenuhi unsur pidana atau tidak,” kata Direktur Ditreskrimsus Polda DIJ, Kombes Pol Gatot Agus Budi Utomo, dikonfirmasi Rabu (16/1).

Sesuai dengan laporan, lanjut Gatot, penelusuran atas dugaan pelanggaran Undang-undang Hak Cipta dan Undang-undang Informasi dan Transaksi Elektronik (UU ITE). “Semua ditelusuri, termasuk dugaan pelanggaran hak kekayaan intelektual dan ITE-nya,” ucapnya.

Bukti-bukti yang dimiliki, saat ini berupa video Emak-emak atau ibu-ibu yang melakukan yel-yel kampanye memakai lagu itu yang diubah liriknya. Kemudian juga keterangan dari pihak pelapor, yakni Marzuki Mohamad. “Kami akan hati-hati, dalam artian supaya tidak salah melangkah,” kata Kabid Humas Polda DIJ, AKBP Yuliyanto.

Sebelumnya, koordinator tim kuasa hukum dari Marzuki Mohamad, Hillarius Ngaji Merro mengatakan, pihaknya masih menanti orang yang bertanggung jawab atas diubahnya lirik lagu dan dipakainya untuk kampanye. Untuk bisa meminta maaf kepada kliennya. “Bisa datang ke rumah Pak Marzuki, berdialog,” katanya.

Sebelum kasus ini dinaikkan menjadi penyidikan oleh pihak kepolisian. Sebab ketika sudah ada indikasi penetapan tersangka, jalan untuk diselesaikan melalui kekeluargaan akan semakin tertutup. “Kami kasih solusinya, untuk mencabut laporan masih memungkinkan,” ucapnya.

Untuk diketahui, lagu Jogja Istimewa yang diganti liriknya itu videonya beredar di media sosial akhir-akhir ini. Dinyanyikan oleh Emak-emak atau Ibu-ibu mendukung pasangan Capres Prabowo Subianto

Editor : Sari Hardiyanto

Reporter : Ridho Hidayat


Close Ads
Tim Cyber Mulai Telusuri Pidana Kasus Lagu Jogja Istimewa