JawaPos Radar | Iklan Jitu

Pemeriksaan Kru dan Bawaaan Ethiopian Airlines Masih Berlangsung

16 Januari 2019, 17:55:59 WIB
Pemeriksaan Kru dan Bawaaan Ethiopian Airlines Masih Berlangsung
Maskapai Ethiopian Airlines saat berada di Bandara Internasional Hang Nadim Batam. (Boni Bani/JawaPos.com)
Share this

JawaPos.com - Proses pemeriksaan terhadap kru dan barang bawaan maskapai kargo Ethiopian Airlines yang dipaksa mendarat karena masuk wilayah udara Indonesia tanpa izin masih terus dilakukan. Selama tiga hari proses pemeriksan berjalan, belum ada pihak penanggungjawab maskapai yang mendampingi enam kru maskapai ini.

Hal itu diungkapkan Direktur Badan Usaha Bandar Udara Hang Nadim Batam, Suwarso ketika ditemui, Rabu (16/1) sore di Batam. Ia mengungkapkan, sebelumnya ada satu perwakilan yang datang ke Batam untuk melakukan pertemuan terkait persoalan ini. Namun, Suwarso menyatakan, setelah dilakukan pembicaraan perihal pelanggaran yang terjadi, perwakilan yang diketahui bernama Flora tersebut tidak bisa memberikan keputusan.

"Dia awalnya bilang sebagai perwakilan. Tapi setelah pembicaraan perihal pelanggaran itu, harus berkoordinasi lagi. Ternyata pihak ketiga yang tidak bisa ambil keputusan," jelas Suwarso.

Selama proses pemeriksaan yang dilakukan, pesawat dengan tipe Boeing 777/ET-EVN ini tetap dikenai biaya sebagaimana mestinya. Adapun beberapa biaya yang dikenakan diantaranya adalah, landing fee sebesar Rp 22 juta; biaya parkir pesawat sebesar Rp 5.1 juta untuk 12 jam; dan biaya rute Airnav.

Untuk identitas kru maskapai sendiri, Suwarso mengatakan, maskapai yang terbang dari Ethiopia menuju Hongkong ini dipimpin oleh pilot asal Kanada, dan lima kru warga negara Ethiopia.

Untuk jenis pelanggaran yang dilakukan, Suwarso mengatakan masih dalam proses penyelidikan. Tetapi ia menegaskan, jika berkaca dari kasus serupa yang menimpa maskapai di tingkat lokal, pelanggaran maskapai yang tidak bisa menyediakan Flight Aproval (FA) dikenaikan denda dengan membayar biaya 100 kali landing fee.

"Untuk tingkat internasional tentu berbeda lagi, karena selain ada FA, juga ada Flight Clearence (FC)," kata Suwarso lagi.

Editor           : Budi Warsito
Reporter      : Bobi Bani

Berita Terkait

Rekomendasi

berita hari ini

Sign In

Belum memiliki aku? Sign Up