alexametrics

Pekerja Rusunawa ASN Lanjutkan Aksi Mogok

16 Januari 2019, 20:49:23 WIB

JawaPos.com – Aksi mogok yang dilakukan pekerja proyek rusunawa untuk Aparatur Sipil Negara (ASN) Pemkab Malang terus berlanjut. Berdasarkan pantauan di lokasi proyek, tidak ada aktivitas pekerjaan yang dilakukan. Beberapa pekerja tampak duduk-duduk sambil berbincang dengan rekannya.

Salah satu pekerja yang enggan disebutkan namanya mengatakan, sebagian pekerja masih memilih mogok. Alasannya sama. Yakni, upah mereka belum dibayarkan.

Menurut laki-laki yang berusia sekitar 40 tahun itu, pekerja yang mengerjakan proyek di sebelah Selatan sudah dibayar. Namun pekerja yang menggarap sebelah Utara belum dibayar. “Masih belum lanjut kerja, lha wong masih belum dibayar. Makanya milih mogok saja,” katanya, Rabu (16/1).

Hal tersebut berbeda dengan yang disampaikan Kepala Dinas Perumahan Kawasan Permukiman dan Cipta Karya (DPKPCK) Kabupaten Malang Wahyu Hidayat beberapa waktu lalu. Ia mengatakan bahwa masalah keterlambatan upah pekerja pembangunan proyek Rusunawa ASN telah diselesaikan Jumat (11/1) lalu.

Saat kembali dikonfirmasi, Wahyu mengaku tidak mempunyai kewenangan apapun untuk melakukan tindakan dalam proyek tersebut. “Sekali lagi saya sampaikan, itu kan proyek pusat. Kami tidak punya kewenangan apapun. Segalanya dari pusat. Termasuk dari proses lelang dan lainnya. Kami hanya mengawasi. Jika ada yang kurang, hanya bisa melaporkan ke Satker (satuan kerja) di provinsi,” ujarnya saat ditemui di Pendopo Panji Kabupaten Malang, Selasa (15/1).

Selain keterlambatan gaji, Wahyu juga tidak menampik memang dalam pengerjaan proyek ada kemunduran. Namun kemunduran yang dialami tidak hanya ada di Malang. Kemunduran tersebut karena ada adendum dari kementerian selama tiga bulan hingga Maret.

Editor : Sofyan Cahyono

Reporter : Dian Ayu Antika Hapsari

Pekerja Rusunawa ASN Lanjutkan Aksi Mogok