alexametrics

Eks Pabrik Gula di Brebes Berbenah, Disulap Jadi Rest Area Tereksotis

16 Januari 2019, 20:55:14 WIB

JawaPos.com – Jawa Tengah diklaim bakal memiliki rest area tol terindah se-Indonesia. Tempat Istirahat dan Pelayanan (TIP) yang dimaksud yakni rest area KM 260 B di ruas tol Pejagan-Pemalang.

Rest area KM 260 B adalah buah kerja konsorsium BUMN di bangunan bekas pabrik gula (PG) Banjaratma. PG yang masuk sebagai cagar budaya ini dibangun pada tahun 1908 oleh perusahaan gula asal Belanda N.V. Cultuurmaatschappij, perusahaan perkebunan yang berpusat di Amsterdam.

“Ini akan jadi the best rest area dan secara arsitektur akan jadi De Tjolomadoe 2. Bahkan tidak sekadar rest area, ini juga akan jadi destinasi wisata yang bisa kita kembangkan untuk pertunjukan,” kata Gubernur Jateng, Ganjar Pranowo kala meninjau proses pembangunan rest area KM 260 B, Rabu (16/1). 

Ganjar Pranowo
Gubernur Jateng Ganjar Pranowo saat meninjau proses pembangunan rest area KM 260 B, Rabu (16/1). (Istimewa)

Ganjar beranggapan, merenovasi bangunan cagar budaya semacam ini bukanlah pekerjaan mudah. Ada nilai-nilai sejarah yang wajib ditaati, seperti anti mengubah nilai artistik serta esensi semula agar eksotisme bangunan terjaga. Apalagi PG Banjaratma ini dulunya juga pernah menjadi tempat penelitian.

Masuk ke bangunan ini seolah memberikan pengalaman kembali ke masa lalu bagi Ganjar. Melihat tungku, mesin ‘roda gila’ dan lorong-lorong bekas penghasil uap, layaknya menyusuri perjalanan pembuatan gula era lama.

Unik, karena pabrik ini dulunya menggunakan teknologi uap air bukan kayu maupun batubara. “Bahkan tidak sekadar rest area, ini juga akan jadi destinasi wisata yang bisa kita kembangkan untuk pertunjukan. Tinggal yang mengelola ini buruh kreasi dan inovasi,” katanya. 

Ganjar meyakini rest area KM 260 B tersebut mampu menjadi magnet bagi pelintas tol untuk kemudian mampir. Karena rencananya bakal ada UMKM dari Brebes dan sekitar yang menempati ratusan stand di sana. 

UMKM akan berdiri di lahan 5 hektare. Sedangkan total rest area ada 11 hektare. “Akan ada 70 persen UMKM di sini, sisanya produk lain. Kita berharap produk-produk Brebes dan sekitarnya bisa masuk. Kalau dulu ada yang bilang karena tol tidak ada lagi yang beli telur asin, nah sekarang saatnya. InsyaAllah sebelum lebaran tahun ini selesai,” katanya. 

Diharapkan Politisi PDIP tersebut, mampu dihadirkan workshop-workshop di mana orang-orang bisa mencoba dan berbagi pengalaman. Semisal, membatik atau membuat masakan berbahan dasar telur asin yang menjadi ciri khas Kabupaten Brebes.

“Atau barangkali akan ada lomba masak berbahan telur asin di sini dan kita undang master chef ke sini agar jadi tempat yang menarik,” katanya memberi usulan. 

Dipastikan pula, TIP ini akan jadi rest area tipe A. Artinya bakal memiliki sejumlah fasilitas seperti SPBU, masjid, bengkel, klinik, parkir kendaraan kecil dan berat. 

Janu Widayatno, selaku Site Engineer Manager, mengatakan proyek ini merupakan percontohan konsorsium BUMN untuk pengembangan UMKM di daerah sekitar jalur tol. Dikelola PT Rajawali Nusantara Indonesia (RNI) dan PT Perusahaan Perdagangan Indonesia (PPI).

“Sinergi proyek ini antara Jasa Marga, Waskita Tol Road, Pembangunan Perumahan Properti, RNI dan PPI serta PT Perkebunan Nusantara (PTPN) sebagai pemilik lahan. Ada empat rest area konsorsium BUMN di Jateng, KM 260 B, KM 360, Salatiga dan Sragen-Ngawi,” imbuhnya.

Editor : Sari Hardiyanto

Reporter : Tunggul Kumoro


Close Ads
Eks Pabrik Gula di Brebes Berbenah, Disulap Jadi Rest Area Tereksotis