alexametrics

37 Kg Sabu Ditelantarkan di Perairan Bengkalis

16 Januari 2019, 15:24:02 WIB

JawaPos.com – Sebuah kapal pengangkut narkoba diamankan di Perairan Bengkalis, Riau. Para anak buah kapal (ABK) sempat kabur setelah kapal yang ditumpanginya kehabisan bahan bakar. Adapun narkoba yang ditinggalkan begitu saja di kapal terdiri atas sabu-sabu sebanyak 37 kg, 75 ribu pil ekstasi dan 10 ribu pil happy five.

3 Jenis narkoba itu ditemukan petugas Ditpolair Polda Riau dan Satpolair Polres Bengkalis pada pertengahan Desember 2018. Saat itu, polisi air sedang patroli di Sungai Kembung, Kecamatan Bantan.

“Sewaktu melintas di depan Pos Kembung yang berjarak 500 meter, petugas patroli melihat kapal yang sedang melintas. Petugas patroli kemudian melakukan pemeriksaan terhadap kapal tersebut,” kata Kabid Humas Polda Riau Kombes Pol Sunarto di Mapolda Kepri, Pekanbaru, Rabu (16/1).

Di dalam kapal, polisi sempat melihat 4 ABK. Ketika ditanya kenapa melintas di Sungai Kembung, mereka menjawab bahwa kapalnya kehabisan bahan bakar. “Saat diperiksa petugas ternyata benar kehabisan bensin,” sebut Sunarto.

Selanjutnya, 2 ABK dan tekong pergi dengan alasan membeli bahan bakar. Sedangkan satu orang lagi tetap di kapal. Karena tidak menemukan hal mencurigakan, polisi memperbolehkan mereka pergi. “Petugas meminta nomor telepon tekong kapal bernama Aldi,” ujar Sunarto.

Namun setelah 15 menit berselang, mereka tak kunjung kembali. Sehingga petugas melakukan pengecekan ke dalam kapal dan ditemukan barang mencurigakan yang disembunyikan di kamar mesin. “Ada satu tas besar dan satu karung yang berisi barang haram ini. Sedangkan satu ABK yang tinggal tadi melarikan diri ke hutan bakau,” jelas Sunarto.

Petugas berusaha mencari para ABK namun tak membuahkan hasil. Kapal itu kemudian dibawa ke Pos Kembung. Sedangkan barang bukti narkoba dibawa ke Polres Bengkalis untuk proses lebih lanjut. “Dilakukan profiling dan penggambaran wajah dengan berkoordinasi dengan Ditreskoba Polda Riau. Didapatlah identitas mereka,” ungkap Sunarto.

Dari hasil penyelidikan akhirnya diketahui keberadaan salah satu pelaku berinisial SD alias Aki, 34, di Bali, Senin (31/12). Kemudian Ditreskoba Polda Riau membentuk tim dan melakukan pengejaran bekerja sama dengan polda setempat.

“Dilakukan pendalaman intensif. Akhirnya dipastikan bahwa SD di sana bersama dengan DPO lainya. Yaitu, RZ dan SC yang merupakan mantan pegawai Lapas Bengkalis,” beber Sunarto.

Polisi langsung melakukan pengejaran ke Bali. Namun pelaku berhasil melarikan diri dari Pulau Dewata. “Hasil pantauan, mereka yang semula berada di Denpasar bergeser ke Surabaya melalui Pelabuhan Gilimanuk dan dilakukan pengejaran,” paparnya.

Tak lama setelah itu didapat informasi bahwa 5 pelaku diamankan Polsek Probolinggo saat melintas di depan polsek. “Dihentikan dua unit mobil yang melintas. Dari pengecekan, ditemukan lima pelaku yang diduga kuat terkait temuan narkoba di Bengkalis,” ucap Sunarto.

5 Pelaku yang diamankan berinisial SC, 32; SD, 34; MA, 24; SY; M. Namun dari hasil pengembangan, diketahui bahwa SY dan M tidak terlibat dalam kasus ini. ” Dua lainnya tidak ditemukan bukti dan tidak masuk unsur tindak pidana narkotika. Mereka hanya wajib lapor. Tapi kalau ada bukti akan ditindaklanjuti,” tukas mantan Kabid Humas Polda Sulsel itu.

Sementara itu, polisi menetapkan 2 orang sebagai DPO. Yaitu, RZ, 33, dan IW, 33. Mereka diduga sebagai pemasok narkoba. “Untuk saat ini masih dilakukan penyidikan lebih lanjut. Untuk asal barang dari luar negeri (Malaysia). Namun akan dibawa ke mana, ini masih dicari tahu,” imbuh Sunarto.

Atas perbuatannya, ketiga tersangka dikenakan Pasal 114 ayat 2 juncto Pasal 112 ayat 2 juncto 132 ayat 1 UU RI Nomor 35 Tahun 2009 tentang Narkotika. “Ketiga tersangka terancam dikenakan hukuman penjara seumur hidup bahkan hukuman mati,” pungkas Sunarto.

Editor : Sofyan Cahyono

Reporter : Virda Elisya



Close Ads
37 Kg Sabu Ditelantarkan di Perairan Bengkalis