JawaPos Radar

Tawuran Pelajar Semakin Mengerikan, Anak Panah Menancap di Kepala

16/01/2018, 03:46 WIB | Editor: Yusuf Asyari
Tawuran Pelajar Semakin Mengerikan, Anak Panah Menancap di Kepala
Korban saat dibawa ke rumah sakit (Istimewa)
Share this image

JawaPos.com - Nasib tragis menimpa seorang pelajar bernama Rahmat Setiawan. Siswa SMKN 1 Cirebon itu menjadi korban penyerangan brutal yang dilakukan sekelompok pelajar dari SMK swata gabungan dari Kabupaten Cirebon. Akibat penyerangan itu, Rahmat terkena anak panah di kepalanya.

Berdasarkan informasi yang diperoleh radarcirebon.com (Jawa Pos Group), korban bersama rekan-rekannya hendak menyeberang Jl Brigjen Dharsono, Senin pagi (15/1), sekitar 07.15 WIB. Tepatnya di sekitar Monumen Perjuangan, depan kantor Bappeda Kota Cirebon menuju sekolahnya.

Belum lagi menyeberang, muncul pelajar lain berjumlah 6 orang menggunakan 3 sepeda motor menuju arah Terminal Harjamukti. Mereka terkejut, tiba-tiba pelajar yang menggunakan sepeda motor secara brutal melakukan penyerangan dengan memanahi siswa yang hendak menyeberang jalan itu.

Tawuran Pelajar Semakin Mengerikan, Anak Panah Menancap di Kepala

Akibat penyerangan itu, satu orang terluka. Satu anak panah tertancap di kepala Rahmat Setiawan bagian kanan. Usai melakukan penyerangan, para pelaku langsung kabur takut ditangkap warga dan polisi.

Melihat rekannya terluka, Rahmat langsung dievakuasi ke UGD Rumah Sakit Tentara Ciremai, Jl Kesambi, Kota Cirebon untuk mendapatkan perawatan medis lebih lanjut dan mencabut panah yang menancap di kepalanya. Karena luka yang cukup serius, korban dirujuk ke RSUD Gunung Jati, Kota Cirebon.

Hingga berita ini diturunkan, kasus penyerangan tersebut masih dalam penyelidikan Polres Cirebon Kota. Sementara itu beredar di medsos rekan-rekan korban melakukan penggalangan dana untuk membantu biaya pengobatan korban Rahmat.

(yuz/jpg/JPC)

Berita Terkait

Rekomendasi

berita hari ini

Sign In

Belum memiliki aku? Sign Up