alexametrics

Menteri Yohana: Negara Siap Ambil Alih Korban Video Threesome

16 Januari 2018, 01:57:12 WIB

JawaPos.com – Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (PPPA) RI Yohana Yembise menegaskan bahwa hak asuh anak berada di tangan keluarga.

Anak (korban video threesome) mempunyai hak untuk dekat dengan keluarganya. Jadi hak asuh korban video threesome akan disesuaikan dengan Undang Undang perlindungan anak.

“Tetap orang tua bertanggung jawab, namun karena orang tua tersebut berhadapan dengan hukum maka akan diserahkan pada tetangga atau keluarga dekat. Atau Negara akan mengambil alih dan akan dimasukan ke panti asuhan,” jelasnya di Mapolda Jabar, Jalan Soekarno Hatta Bandung, Senin (15/1).

Namun untuk saat ini, selama masih berada di-shelter, maka tanggung jawab anak-anak korban video threesome tersebut berada di Pusat Pelayanan Terpadu Pemberdayaan Perempuan dan Anak (P2TP2A) Provinsi Jawa Barat. Mereka sementara waktu di-shelter untuk mendapatkan pemulihan.

“Sementara masih terus dipulihkan secara menyeluruh melalui proses trauma healing. Kita mempersiapkan anak-anak untuk kembali ke sekolah,” katanya.

Yohana pun sempat menengok tiga korban video threesome di Rumah Aman P2TP2A di Bandung. Sejauh ini, kondisi mereka sudah terlihat stabil. “Saya sudah melihat secara langsung bahwa mereka dalam keadaan baik, dan sempat bernyanyi bersama,” ungkapnya.

Menurutnya psikiater pun bekerja cukup profesional untuk menangani kasus trauma yang dialami oleh korban. “Sehingga anak-anak yang tadinya trauma sudah berubah dan bisa bermain seperti biasa,” pungkasnya.

Editor : Sari Hardiyanto

Reporter : (ona/JPC)



Close Ads
Menteri Yohana: Negara Siap Ambil Alih Korban Video Threesome