alexametrics

Pelecehan Seks Mahasiswi UGM, Kapolda DIJ: Ini Cuma Katanya

15 November 2018, 12:05:57 WIB

JawaPos.com – Kasus pelecehan seksual mahasiswi Universitas Gadjah Mada (UGM) Jogjakarta yang belakangan mencuat, masih belum tentu kebenarannya. Sebab informasi yang beredar di masyarakat baru sebatas dari pihak ketiga.

“Ini kan cuma bersumber dari katanya-katanya. Kan kasihan. Kalau memang tidak terjadi, ini beritanya sudah kemana-mana,” kata Kapolda Daerah Istimewa Jogjakarta (DIJ) Brigjen Pol Ahmad Dofiri saat ditemui di Mapolresta Kota Jogjakarta, Kamis (15/11).

Dofiri tak ingin muncul persepsi bahwa kasus perkosaan telah terjadi. Padahal berita yang beredar belum tentu kebenarannya. Penyintas dikhawatirkannya menjadi korban yang kedua kalinya. Sebab aibnya sudah ke mana-mana. “Aibnya kemana-mana, kemarin kan seperti itu,” ujarnya.

Polda DIJ sendiri akan pro aktif melakukan pengungkapan kasus. Polda DIJ juga telah melakukan koordinasi dengan UGM dan Polda Maluku. Pasalnya, dugaan tempat kejadian perkaranya di Maluku.

“Walaupun UGM sudah melakukan investigasi, UGM bersama dengan kami melakukan penyelidikan. Kami juga sudah berkoordinasi dengan Polda Maluku, Ditreskrimum saling koordinasi,” ucap Dofiri.

Pengungkapan kasus ini diyakini tak akan menemui kendala berarti. Saksi atas peristiwa itu masih ada. “Saksi saya kira masih ada, di mana itu tinggal. Intinya jangan sampai kalau itu memang terjadi, korban jadi korban untuk kedua kalinya,” tandasnya.

Seperti diberitakan, mahasiswa teknik UGM berinisial HS diduga melakukan tindak pelecehan seksual terhadap rekannya saat Kuliah Kerja Nyata (KKN) di Pulau Seram, Provinsi Maluku, pada 2017 silam. Kasus itu kembali mencuat beberapa waktu belakangan. Korban yang diketahui dari mahasiswi Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (Fisipol), saat ini masih mendapatkan pendampingan psikologi.

Editor : Sofyan Cahyono

Reporter : (dho/JPC)

Alur Cerita Berita

Lihat Semua
Pelecehan Seks Mahasiswi UGM, Kapolda DIJ: Ini Cuma Katanya