JawaPos Radar | Iklan Jitu

Cerita Tragis Truk Pengungsi Gempa Terjun ke Jurang, Lima Tewas

15 November 2018, 08:15:59 WIB | Editor: Fadhil Al Birra
Truk Pengungsi Gempa, Truk Terjun ke Jurang, Truk Mamasa Sulawesi
Ilustrasi: police line. Cerita Tragis Truk Pengungsi Gempa Terjun ke Jurang, Lima Tewas (Dok. JawaPos.com)
Share this

JawaPos.com - Nasib nahas menimpa rombongan pengungsi gempa. Mobil truk yang mereka tumpangi terjun ke jurang di Dusun Bussu, Desa Mesakada, Kecamatan Sumarorong, Mamasa, Sulawesi Barat (Sulbar), Selasa (13/11). Mereka saat itu hendak pulang dari pengungsian.

Akibat peristiwa tersebut, lima orang pengungsi meninggal dunia. Kelima korban yang meninggal ini masing-masing Ningsih dan anaknya Sela, Rapa’ dan istrinya Kembong, dan seorang warga Osango bernama Bombong. Sementara sembilan orang lainnya beserta sopir bus hanya mengalami luka ringan.

Salah seorang warga, Frendi mengatakan, kecelakaan tersebut terjadi sekitar pukul 07.25 Wita. Mobil truk dengan No Pol DC 9425 AD tersebut melaju dari Polewali Mandar menuju Mamasa.

Truk Pengungsi Gempa, Truk Terjun ke Jurang, Truk Mamasa Sulawesi
Olah tempat kejadian perkara pada truk pengangkut pengungsi yang terjun ke jurang di Dusun Bussu, Desa Mesakada, Kecamatan Sumarorong, Mamasa, Sulawesi Barat (Sulbar). (FAJAR/JPG)

"Saya melintas di tempat kejadian beberapa saat ketika kecelakaan terjadi. Di sana jurangnya cukup dalam, sehingga warga agak kesulitan langsung menghampiri korban," ujarnya sebagaimana dikutip dari FAJAR (Jawa Pos Group), Kamis (14/11).

Menurut Frendi, tidak lama kemudian, kepolisian datang lalu mengevakuasi korban. "Tadi (kemarin) semua korban dibawa ke Puskesmas Somarorong, termasuk yang selamat untuk diberikan pertolongan," tambahnya.

Kasatlantas Polres Mamasa Iptu Muhammad Nur membenarkan kecelakaan tersebut. Dia menceritakan, korban gempa yang diangkut truk merupakan pengungsi dari Desa Taupe, Kecamatan Mamasa yang mengungsi di Kecamatan Sumarorong. Mereka ingin kembali ke rumahnya masing-masing, namun terjadi kecelakaan di tengah jalan.

Pihaknya juga telah mengamankan sopir truk berinisial David, 50. Warga Desa Tondok Bakaru, Kecamatan Mamasa itu diperiksa untuk mendapatkan informasi lebih lanjut.

"Dugaan awal, sopir mengemudikan mobil dalam kondisi mengantuk. Mobil dan korban ditemukan di kedalaman sembilan meter. Kami juga telah melakukan olah TKP untuk mengetahui penyebab kecelakaan," jelasnya.

(fab/jpg/JPC)

Berita Terkait

Rekomendasi

berita hari ini

Sign In

Belum memiliki aku? Sign Up