JawaPos Radar | Iklan Jitu

Bayi 2 Tahun Tewas Mengapung di Kolong Rumah

15 November 2018, 15:12:03 WIB | Editor: Sofyan Cahyono
Bayi Tewas
ILUSTRASI: Bayi. (Dok. JawaPos.com)
Share this

JawaPos.com - Korban jiwa musibah banjir di Kabupaten Indragiri Hulu (Inhu), Riau, bertambah. Kali ini bayi yang masih berusia 2 tahun. Korban bernama Juna Muhammad Fauzi.

Korban ditemukan mengapung oleh tetangganya di bawah kolong rumahnya, Dusun Tanjung Sari, Desa Kuantan Babu, Kecamatan Rengat, Rabu (14/11) siang. "Saat itu korban sedang tidur di dalam kamar. Ibu korban bernama Rini, keluar rumah untuk menjemput anaknya pulang sekolah. Sedangkan korban ditinggal di dalam rumah," kata Paur Humas Polres Inhu Bripka Misran, Kamis (15/11).

Setelah kembali menjemput anaknya, Rini tak melihat lagi bayinya di dalam kamar. Ia pun mencari ke seluruh sudut rumah dengan panik. Lalu melihat pintu dapur rumah dalam keadaan terbuka.

"Dia meminta tolong kepada tetangga untuk mencari anaknya. Sekitar lima menit mencari, akhirnya tetangga menemukan korban sudah mengapung di bawah kolong rumah mereka dalam kondisi tidak bernyawa," sebutnya.

Sontak, hal itu membuat Rini histeris. Ia bersama tetangganya langsung membawa korban ke RS Kasih Ibu Rengat. Namun, tim medis tak dapat menolong nyawa korban. Akhirnya korban dibawa kembali ke rumahnya untuk dikebumikan di TPU Pematang Reba.

Hingga saat ini sudah ada 3 orang yang tewas tenggelam pada musibah banjir yang melanda Kabupaten Inhu dalam dua pekan terakhir. Polisi mengimbau agar para orang tua lebih waspada menjaga anaknya. Apalagi selama banjir belum reda. Orang tua diminta tak membiarkan anak bermain di genangan air karena bisa berakibat fatal. "Mudah-mudahan kejadian ini menjadi pelajaran bagi semua," ucap Misran.

(ica/JPC)

Berita Terkait

Rekomendasi

berita hari ini

Sign In

Belum memiliki aku? Sign Up