alexametrics

Sudah Direkomendasi MUI, Masih Saja 62 Ribu Anak Belum Mau Divaksin

15 Oktober 2018, 14:04:57 WIB

JawaPos.com – Meski pelaksanaan imunisasi measles rubella (MR) sudah diperpanjang, namun hasilnya belum juga maksimal. Sejumlah daerah masih tetap saja memiliki respons yang rendah terhadap vaksinasi untuk kesehatan anak bangsa itu.

Di Samarinda misalnya. Saat ini masih ada sekitar 62 ribu anak di ibu kota Kalimantan Timur itu yang belum divaksin MR. Padahal, Majelis Ulama Indonesia (MUI) telah membuat fatwa bahwa penggunaan vaksin tersebut boleh dilakukan karena mendesak. Namun, masyarakat telanjur takut dengan label haram yang disematkan pada vaksin MR.

Meski begitu, Pemkot Samarinda tidak mau menyerah. Sebab, sejauh ini program vaksin MR di Samarinda baru mencapai 66 persen per 11 Oktober 2018. Atau baru 139.818 anak yang sudah mendapatkan vaksin MR.

Sudah Direkomendasi MUI, Masih Saja 62 Ribu Anak Belum Mau Divaksin
Infografis cakupan Imunisasi MR Fase II (Rofiah Darajat/JawaPos.com)

“Target Pemkot Samarinda, akhir Oktober ini 206.287 vaksin MR dapat didistribusikan,” kata Kepala Dinas Kesehatan Samarinda Rustam. Target itu disebut Rustam sudah disepakati pemkot, Pemprov Kalimantan Timur, dan pemerintah pusat.

Rustam menambahkan, Dinas Kesehatan Samarinda akan berusaha merobohkan tantangan besar tentang persepsi masyarakat yang enggan anaknya divaksin MR karena takut haram. Agar vaksinasi dapat terdistribusikan secara lancar, dinas kesehatan berkoordinasi dengan dinas pendidikan.

Mereka akan melakukan vaksinasi melalui sekolah-sekolah. Setiap sekolah, bakal mengajukan surat pernyataan kepada orang tua siswa agar anaknya dapat divaksin. “Kalau orang tua siswa tetap keberatan, ya kami tak bisa paksa,” ujarnya.

Tapi, Dinas Kesehatan Samarinda akan tetap berusaha agar wali murid berkenan. Untuk itu, mereka akan melakukan sosialisasi mengenai bahaya campak dan rubela. “Kasus rubela memang belum ada di Samarinda. Tapi, jangan seperti kasus difteri, sudah mewabah baru mau divaksin,” paparnya. 

Editor : Ilham Safutra

Reporter : (ryu/riz/JPG/c22/fim)



Close Ads
Sudah Direkomendasi MUI, Masih Saja 62 Ribu Anak Belum Mau Divaksin