alexametrics

Demi Predikat Kota Layak Anak, Pemkot Solo Akan Larang Iklan Rokok

15 Oktober 2018, 17:20:07 WIB

JawaPos.com – Pemkot Solo berupaya keras untuk bisa meraih predikat sebagai Kota Layak Anak (KLA) pada tahun 2019 mendatang. Salah satu yang akan dilakukan adalah dengan menghapus iklan rokok yang saat ini masih terpampang di beberapa titik. Iklan rokok tersebut menjadi salah satu ganjalan bagi Pemkot Solo mewujudkan sebagai KLA. 

Saat ini Pemkot Solo hanya mampu meraih predikat Utama atau satu tingkat di bawah KLA. Kepala Dinas Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak dan Pemberdayaan Masyarakat (P3A dan PM), Widdi Srihanto mengatakan, bahwa Pemkot sudah bertekad untuk mewujudkan KLA di 2019 mendatang.

“Makanya nanti di Solo sudah tidak ada lagi iklan rokok seperti di videotron, reklame dan sebagainya,” terang Widdi kepada JawaPos.com, Senin (15/10). 

Kota Layak Anak
KOTA LAYAK ANAK: Kepala Dinas Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak dan Pemberdayaan Masyarakat (P3A dan PM), Widdi Srihanto saat memberikan keterangan kepada wartawan, Senin (15/10). (Ari Purnomo/JawaPos.com)

Widdi tidak menampik bahwa iklan rokok tersebut memberikan pemasukan asli daerah (PAD) yang lumayan besar. Akan tetapi, demi mewujudkan KLA, hilangnya sumber PAD tersebut tidaklah masalah. Menurutnya, Pemkot Solo masih mempunyai potensi lain yang bisa menyumbang PAD. “Ya nanti dicarikan dari PAD yang lainnya,” ucapnya. 

Widdi juga mengatakan, selama ini Pemkot sudah mampu untuk meraih predikat Utama. Dan tinggal satu tingkat lagi untuk bisa mencapai predikat sebagai KLA. Hal itu diraih dengan berbagai upaya yang sudah dilakukan oleh Pemkot. Diantaranya dengan menjalankan empat prinsip dasar kepada anak seperti non diskriminasi, hak hidup dan tumbuh kembang, dilindungi dan berprestasi. 

“Misalkan ada radio anak, Puskesmas ramah anak, taman cerdas ramah anak, melibatkan anak dalam berbagai kegiatan seperti Musrenbangkel, dan berbagai kegiatan,” katanya.

Selain itu, lanjut Widdi Pemkot juga sudah mengintegrasikan program dengan nama Gugus Tugas. Dengan program tersebut, diharapkan mampu untuk mempercepat Pemkot Solo meraih predikat sebagai KLA.

Editor : Sari Hardiyanto

Reporter : (apl/JPC)

Demi Predikat Kota Layak Anak, Pemkot Solo Akan Larang Iklan Rokok