Sudah Uji Operasi, Kemenhub Tak Kunjung Beri Sertifikat LRT Jakarta

15/08/2018, 22:35 WIB | Editor: Bintang Pradewo
LRT Jakarta. (Fredrik Tarigan/ Jawa Pos)
Share this

JawaPos.com - Kementerian Perhubungan (Kemenhub) sampai saat ini belum juga mengeluarkan sertifikasi terhadap light rail transit (LRT) Jakarta fase I rute Kelapa Gading-Velodrome. Oleh karena itu, uji coba operasi tidak bisa melibatkan masyarakat umum.

Kepala Unit Pengelola (UP) LRT Dinas perhubungan DKI Jakarta Emanuel Kristianto mengatakan, setelah ada izin dari Kemenhub, pihaknya akan menerbitkan surat rekomendasi sebagai pegangan PT Jakarta Propertindo (Jakpro) untuk mengoperasikan kereta.

“Nanti kita keluarkan (surat rekomendasi) kalau memang semuanya sudah, berkas-berkas dari kementrian sudah keluar, semua baru kita keluarkan itu. Ini kan uji coba fungsional tidak secara umum. Sekarang ini kita tidak membuka untuk umum. Masyarakat umum tidak boleh, hanya yang kita undang saja,” ujarny saat ditemui di Stasiun Velodrome, Rawamangun, Jakarta Timur, Rabu (15/8).

Meski begitu, PT Jakpro dan Dishub DKI tetap melanjutkan uji coba selama satu bulan ke depan. Kegiatan tersebut menyusul penerbitan sertifikasi yang belum ditentukan waktunya.

“Ini kan tidak dipungut biaya. Perizinan sedang berproses di Kementrian Perhubungan bukannya belum jadi loh, ini kan sedang berproses,” kata dia.

Dia mengaku terus mendesak agar penurunan surat dilakukans secepatnya. “Kita sih secepatnya, tiap hari kita kawal terus ke Kementerian ini semuanya nggak ada berdua diri berpangku tangan,” pungkasnya.

Sebelumnya, uji coba operasi hari ini dihadiri oleh tim internal dari PT Jakpro dan Dishub DKI. Stasiun yang dilintasi antara lain Velodrome, Equestrian, Pulomas, Boulevard Selatan, dan Boulevard Utara. Dengan kecepatan 40 kilometer per jam, rolling stock tiba dalam waktu 13 menit saja tanpa berhenti ditiap stasiunnya.

Sebagai informasi, infrastruktur LRT saat ini mencapai 91 persen. Baru dua stasiun yang sudah dapat beroperasi, yakni Velodrome dan Boulevard Utara yang berada di depan Mal Kelapa Gading, Jakarta Utara. Lintasan LRT dibangun sepanjang 5,8 kilometer dengan anggaran mencapai Rp 7,4 triliun. 

(yes/JPC)

Berita Terkait

Rekomendasi