JawaPos Radar

Harga BBM jadi Setara, Warga Papua: Terima Kasih Jokowi!

15/08/2017, 05:05 WIB | Editor: Muhammad Syadri
Harga BBM jadi Setara, Warga Papua: Terima Kasih Jokowi!
Presiden Jokowi (doc Jawa Pos.com)
Share this image

JawaPos.com -Bupati Puncak Willem Wandik mewakili bupati-bupati di wilayah Pegunungan Tengah Papua maupun di pesisir pantai Papua, menyampaikan penghargaan dan ungkapan terima kasih kepada Pemerintah Republik Indonesia melalui Presiden RI Joko Widodo yang begitu menaruh perhatian kepada pembangunan infrastruktur di wilayah Papua, khususnya di Pegunungan tengah.

Bahkan di era kepemimpinan Presiden Jokowi dan Wakil Presiden Jusuf Kalla, kesegeraman harga BBM di wilayah Pegunungan Tengah dengan wilayah lain di Indonesia bisa terwujud. Ini membuktikan bahwa negara hadir di Papua khususnya di iwlayah Pegunungan Tengah Papua dan lebih khusus lagi di Kabupaten Puncak.

Hal ini disampaikan Bupati Puncak Willem Wandik saat menghadiri acara spesial dialog dengan tema Sinergi Membangun Bangsa dalam rangka memperingati tiga tahun kepemimpinan Presiden Joko Widodo dan Jusuf Kalla dibidang transportasi, yang dilaksanakan Kementerian Perhubungan bekerjasama Pemkab Gunung Kidul di Pendopo Sewokoprojo, Kabupaten Gunung Kidul,Yogjakarta, Sabtu (12/8) lalu.

Dalam dialog tersebut hadir langsung Menteri Perhubungan RI, Ir. Budi Karya Sumadi, Wabup Gunung Kidul dan diikuti masyarakat Gunung Kidul, perwakilan dari PT. Angkasa Pura (Persero), PT. Kereta Api Indonesia (Persero) Daop 6 Yogyakarta serta perwakilan tokoh masyarakat Miangas.

Selain harga BBM harganya sama dengan daerah lain, Willem mengatakan pihaknya juga akan menurunkan harga semen menjadi Rp 1 juta dari harga sebelumnya Rp 2 juta per sak. Penurunan harga semen sekitar 30 persen ini merupakan kerjasama pemerintah pusat melalui Kementerian BUMN dan BUMD Kabupaten Puncak.

“Secara resmi akan diumumkan pada peringatan HUT RI ke-72, 17 Agustus nanti. Harga ini akan terus kita turunkan secara bertahap hingga setara dengan harga di daerah lain di Indonesia,” jelas Bupati Willem Wandik dalam release yang diterima Cenderawasih Pos (Jawa Pos Group) dari Dinas Kominfo Kabupaten Puncak, Minggu (13/8).

Sejak kemerdekaan RI dari penjajah menurut Willem Wandik masyarakat di wilayah Pegunungan Tengah Papua terlepas dari ‘penjajahan’ harga BBM yang begitu tinggi. “Beberapa tahun yang lalu BBM mencapai Rp 50 ribu per liter dan jika ada kelangkaan BBM bisa mencapai Rp 100 ribu per liter. Ternyata saat pemerintahan Presiden Joko Widodo dan Wapres Jusuf Kalla, baru dua tahun ini sejak 17 Agustus 2016, kami menikmati harga BBM yang setara dengan daerah lain di Indonesia,” bebernya.

Khusus untuk fasilitas jalan darat, diakuinya pemerintah pusat begitu menaruh perhatian ke Papua. Buktinya ada pembangunan jalan trans Papua, yang kini sedang dikerjakan dan direncanakan terhubung semua akhir 2018 atau awal 2019. Karena dengan pembangunan sarana infratruktur yang baik, maka akan meningkatkan ekonomi dan pembangunan, masyarakat di wilayah pegunugan tengah bisa merasakan kemerdekaan sama dengan daerah lain di Indonesia.

“Ada pembangunan lapangan terbang perintis di Kabupaten-kabupaten, jalan darat, pembangunan jembatan, semuanya sangat membantu masyarakat Papua. Kami sangat berterima kasih buat pak Presiden. Sebab dengan sarana infrastruktur transportasi yang baik, maka pembangunan dan akses ekonomi rakyat menjadi lebih baik, kesejahteraan masyarakat meningkat,”ujarnya.

Tak heran ungkapan harga semen yang turun mencapai Rp 1 juta tersebut, ternyata menimbulkan pertanyaan dan keheranan diantaranya para peserta serasehan tersebut. Karena sebagian warga bertanya kok harga semen bisa mencapai Rp 2 juta dan turun mencapai Rp 1 juta, karena harga di wilayah Jawa hanya Rp 60-80 ribu. Hal tersebut membuat para wartawan pun langsung bertemu dengan Bupati Puncak Willem Wandik, untuk mewancarai terkait harga barang yang begitu tinggi di Kabupaten Puncak.

(sad/JPC)

Berita Terkait

Rekomendasi

berita hari ini

Sign In

Belum memiliki aku? Sign Up