alexametrics

PTUN Batalkan Sertifikat Pemprov DKI, Anies Pastikan Pembangunan Stadion BMW Tetap Berjalan

15 Mei 2019, 14:26:59 WIB

JawaPos.com – Pembangunan Stadion Taman BMW Tanjung Priok terancam terhambat. Hal itu dikarenakan PT Buana Permata Hijau memenangkan gugatan di Pengadilan Tata Usaha Negara (PTUN) Jakarta Utara. Sehingga, sertifikat Pemerintah Provinsi DKI Jakarta dibatalkan.

Melihat hal ini, Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan mengatakan, ada dua kasus berbeda di dalam sengketa lahan Taman BMW. Kasus pertama bergulir di Pengadilan Negeri, di situ Pemprov DKI berhadapan dengan PT Buana Permata Hijau. Sedangkan kasus kedua bergulir di PTUN mempertemukan PT Buana Permata Hijau sebagai penggugat dan Badan Pertanahan Nasional (BPN) selaku tergugat.

Untuk kasus di Pengadilan Negeri sudah dimenangkan oleh Pemprov DKI. Sedangkan di PTUN terkait gugatan administrasi dimenangkan oleh PT Buana Permata Hijau. Namun, adanya putusan Pengadilan Negeri membuat kepemilikan tanah tetap menjadi milik pemprov. Sedangkan yang masih bermasalah hanya aspek administrasi di BPN. “Secara substansi tanah itu sudah diputuskan oleh Pengadilan Negeri bahwa itu adalah milik DKI. Jadi Insya Allah nggak masalah,” ujar Anies di komplek DPRD DKI Jakarta, (15/5).

Dengan demikian Anies meminta agar masyarakat ibukota, khususnya pendukung Persija Jakarta untuk tidak khawatir atas munculnya isu ini. Dia memastikan pembangunan stadion akan terus dilanjutkan. “Tetap jalan terus (pembangunan stadion). Jadi buat teman-teman Perrsija jangan khawatir,” kata Anies.

Sementara itu terkait sengketa yang masih terjadi, Anies mengatakan BPN akan menempuh jalur banding. Diharapkan sengketa terkait proses administrasinya bisa segera diselesaikan. Mantan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan itu menilai hal-hal semacam ini harus segera diselesaikan. Sebab jika tidak, bisa menimbulkan gangguan dalam proses pembangunan stadion baru ini.

“Ikhtiar kita adalah membangun stadion untuk seluruh warga DKI, ini bukan untuk kepentingan-kepentingan kecil lainnya,” pungkas Anies.

PTUN Batalkan Sertifikat Pemprov DKI

Desain Stadion Jakarta International Stadium. (Salman Toyibi/Jawa Pos)

Diketahui, Majelis hakim PTUN DKI Jakarta mengabulkan gugatan PT Buana Permata Hijau atas sengketa penerbitan dua sertipikat hak pakai (SHP) oleh Kantor Pertanahan Kota Administrasi Jakarta Utara di Taman BMW dalam perkara Nomor 282/G/2018/PTUN-JKT.

Kuasa hukum PT Buana Permata Hijau, Damianus H. Renjaan, menjelaskan majelis hakim PTUN DKI Jakarta dalam putusannya No. 282/G/2018/PTUN-JKT mengabulkan gugatan PT Buana Permata Hijau dengan membatalkan Sertifikat Hak Pakai No. 314/ Kelurahan Pangganggo dan sertifikat hak pakai No. 314/ Kelurahan Pangganggo di lahan Stadion BMW.

“Dalam pertimbanhan putusannya, majelis hakim menyatakan bahwa penerbitan kedua sertifikat tersebut terbukti cacat hukum baik secara prosedur maupun subtansi,” kata Damianus dalam keterangan tertulisnya, Rabu (15/5/2019).

Atas putusan tersebut, PT Buana Permata Hijau meminta Pemda DKI Jakarta menghentikan pembangunan stadion BMW dan menghormati PT Buana Permata Hijau atas lahan tersebut.

Banding

Sementara Kepala Biro Hukum Pemprov DKI Jakarta, Yayan Yuhanah, mengatakan bahwa putusan tersebut belum inkrah karena pihaknya masih akan melakukan upaya banding.

“Kan belum inkrah, kalau itu pembatalan sertifikat, nomor 314 sama nomor 315. Banding (langlah hukum), hari ini pernyataan banding,” kata Yayan.

Dia memastikan bahwa putusan tersebut tidak mengganggu proses pembangunan Taman BMW yang rencananya untuk kandang Tim Persija tersebut. “Nggak (tidak mengganggu pembangunan), karena kalau PTUN kan sifatnya administrasi penerbitan, tata usaha negara. Kalau masalah tanah kan itu di pengadilan negeri dan kita menang,” pungkasnya.

Editor : Bintang Pradewo

Reporter : Sabik Aji Taufan



Close Ads