JawaPos Radar

2 Terduga Teroris Ditangkap di Singosari

2 Terduga Teroris Tak Dikenal Tetangga, Beli Sayur pun Lewat Jendela

15/05/2018, 21:24 WIB | Editor: Yusuf Asyari
2 Terduga Teroris Tak Dikenal Tetangga, Beli Sayur pun Lewat Jendela
()
Share this

JawaPos.com - Densus 88 Polri mengamankan dua terduga teroris di Singosari, Kabupaten Malang, Selasa dini hari (15/5). Para terduga pelaku teror itu diamankan di rumah mereka. Terduga teroris ini diketahui bernama SA, 37 dan istrinya, WMW, 40.

Pascapenjemputan, rumah yang ditinggali oleh pasangan yang menikah siri itu tampak kosong. Di pintu tampak dua kayu plang melintang. Kondisi daun pintu bercat pink itu bolong.

Tetangga pelaku, Fatmawati, 65, menuturkan, penangkapan dilakukan sekitar pukul 02.00. Kala itu, Fatmawati tengah melaksanakan salat malam. Dia kaget mendengar ada kegaduhan di depan rumahnya. Segera saja dia mengintip. Namun, tidak berani keluar dari rumah.

2 Terduga Teroris Tak Dikenal Tetangga, Beli Sayur pun Lewat Jendela
Kondisi rumah terduga teroris, yang dikenal pendiam dan penutup. (Tika Hapsari/JawaPos.com)

Ternyata di depan rumahnya yang merupakan tempat tinggal dua terduga teroris sudah banyak polisi. Lalu, polisi masuk dan mendobrak pintu. Tak lama kemudian, membawa pasangan suami istri tersebut. Termasuk anak mereka yang masih remaja, ADA, 14.

Menurut dia, pengeledahan dan penangkapan tetangganya itu, berlangsung sebentar. Sekitar 10 hingga 15 menit. "Nggak lama, cepet kok. Saya nggak berani keluar hanya intip-intip saja," beber dia, ditemui di depan rumahnya.

Fatmawati menuturkan, pasangan ini merupakan pendatang baru. Mereka tinggal sekitar dua bulan di Perumahan Banjararum Asri. Meskipun tinggal berhadapan, Fatmawati mengaku tidak pernah kenal dengan tetangganya itu.

Pasalnya, keduanya terlalu tertutup. Setiap kali keluar atau masuk rumah, tidak pernah ada orang yang tahu. Sekalipun ada orang tahu, akan segera masuk rumah melalui pintu belakang.

Selanjutnya, meletakkan motor di halaman belakang rumah. Atau jika bertemu orang, akan segera mengindar dan masuk ke kediamannya.

Tindakan mereka membuat Fatmawati tidak kenal siapa nama keduanya. "Jangankan kenalan, ketemu saja selalu jarang. Kalau pulang malam, masuk lewat pintu belakang," katanya.

Penampilan WMW dan ADA, dikenal tertutup. Tidak pernah bersapa dan mau bergaul dengan warga sekitar. Jangankan ikut perkumpulan, bersapa saja tidak pernah. Bahkan, ketika membeli sayur pun WMW tidak pernah keluar rumah.

Melainkan mengulurkan tangan dan kepala dari jendela di depan rumahnya. Kemudian, meminta pedagang sayur untuk membawakan apa saja yang dia inginkan.

"Kalau beli, ya jadi lewat jendela. Pingin tempe, tahu, sayur atau apa lewat jendela. Terus mlijo (tukang sayur), akan memberikan belanjaan melalui jendela," tegasnya.

Sebagai informasi, dini hari tadi, terjadi pengamanan dua terduga teroris. Hal ini dibenarkan oleh Kabid Humas Polda Jatim, Kombespol Fans Barung Mangera, kepada JawaPos.com. "Benar, ada penangkapan," kata dia.

Kedua terduga teroris ini, selanjutnya dibawa untuk diperiksa lebih lanjut. "Dibawa ke Mako Brimob, untuk diperiksa, sudah ya," katanya menyudahi perbincangan.

(tik/JPC)

Alur Cerita Berita

Sejumlah Warga Dievakuasi ke Blok D 15/05/2018, 21:24 WIB
Warga Malang Tidak Takut Teroris 15/05/2018, 21:24 WIB
Lihat semua

Berita Terkait

Rekomendasi

berita hari ini

Sign In

Belum memiliki aku? Sign Up