alexametrics

Terduga Teroris yang Diringkus di Tanjungbalai Direkrut Jadi Pengantin

15 Maret 2019, 01:45:08 WIB

JawaPos.com – Terduga teroris berinisial R (perempuan) yang ditangkap Tim Densus 88 Antiteror di Kota Tanjungbalai, Sumatera Utara (Sumut), Rabu (13/3) direkrut Abu Hamzah untuk menjadi ‘pengantin’. Ia ditangkap berdasarkan hasil pemeriksaan dan pengembangan yang dilakukan.

Kapolda Sumatera Utara (Sumut) Irjen Agus Andrianto mengatakan, R akan dijadikan istri kedua Abu Hamzah. “Masih dalam pengembangan. Tapi informasinya, terduga teroris R akan menjadi istri kedua AH (Abu Hamzah) dan direkrut untuk jadi ’pengantin’,” kata Irjen Agus kepada wartawan, Kamis (14/3).

Penangkapan terhadap R dilakukan Tim Gabungan Densus 88 Antiteror dan Polda Sumut di Kelurahan Sirantau, Kecamatan Datuk Bandar, Kota Tanjungbalai. R yang masih berusia 22 tahun ini beralamat di Jalan Ampera/Jalan Protokol Bagan, Dusun II, Desa Bagan Pekan, Kecamatan Tanjungbalai Asahan, Kabupaten Asahan.

Ia dibekuk karena terlibat dalam pembelian bahan bom Sibolga. Bukan hanya itu saja, R merupakan mantan istri dari Hendri Syahli Manurung,27, warga Tanjungbalai, salah satu anggota teroris jaringan JAD kelompok Syaiful yang ditembak mati oleh Densus 88 Mabes Polri pada Oktober 2018 lalu.

Agus menambahkan, Abu Hamzah diketahui sudah merakit bom sebanyak 5 peti. Bom rakitan itu disiapkan untuk aksi bom bunuh diri. “Untuk bahan yang sudah dirakit sebanyak lima peti dan sudah dipasang dalam rompi,” kata Agus.

Barang bukti berupa satu buah bom rompi itu, ditemukan di kediaman terduga teroris AK alias Amenk.

Kelompok terduga teroris ini, direncanakan melakukan lonewolf. Artinya, mereka tidak melakukan serangan kelompok. Tetapi, mereka melakukan serangan person to person. Polanya, mereka satu orang tapi bisa memberikan efek.

Namun, polisi belum bisa memastikan lokasi mana saja yang menjadi target kelompok teroris tersebut. Dugaan sementara, sasaran kelompok teroris sudah dipastikan merupakan aparat kepolisian.

Dalam pengembangan yang dilakukan Densus 88 Antiteror terhadap kelompok terduga teroris di Sibolga ini, turut disita barang bukti beberapa jenis bom dan bahan peledak sebanyak 300 kilogram. Barang bukti tersebut diperoleh dari dua lokasi, yakni di kediaman Abu Hamzah dan Amenk.

Dari kediaman Abu Hamzah ditemukan barang bukti berupa dua buah bom pipa tabung dan empat buah cashing tabung pipa LPG. Kemudian, ada 100 kg flash powder potasium korat; satu buah bom pipa elbow; ada empat buah bom yang sudah tertanam di halaman rumah sebagai bom ranjau.

Dari kediaman terduga teroris Amenk, ditemukan barang bukti berupa satu buah bom rompi yang berisi 10 buah bom elbow. Amenk sendiri diketahui berperan sebagai penyumbang dana sebesar Rp 15 juta terhadap kelompok teroris Sibolga untuk membeli sejumlah bahan baku bom.

Editor : Budi Warsito

Alur Cerita Berita

Lihat Semua
Terduga Teroris yang Diringkus di Tanjungbalai Direkrut Jadi Pengantin