alexametrics

Rekan Korban Penembakan di New Zealand Berharap Pemerintah Proaktif

15 Maret 2019, 22:41:40 WIB

JawaPos.com – Pemerintah Indonesia diharapkan proaktif dalam menangani kasus Warga Negara Indonesia (WNI) yang menjadi korban penembakan di New Zealand padaJumat (15/3). Selain itu juga memastikan penanganan atau pengobatan mereka yang dirawat di rumah sakit terjamin.

“Saya minta ke Pemerintah Indonesia khususnya, untuk memberikan hak dan kewajiban serta mendapat fasilitas yang baik bagi Zul (Zulfirmansyah). Negara yang proaktif saat ini, kami nggak punya kemampuan apa-apa,” kata Ketua Sakato Art Community, Erizal As ditemui di Sekretariat Sakato, Kabupaten Bantul, Daerah Istimewa Jogjakarta (DIJ), Jumat (15/3) malam.

Ia juga berharap agar kerabat atau rekan Zulfirmansyah mendapatkan informasi yang valid dari pemerintah. Sebab yang beredar di media sosial saat ini banyak yang simpang siur. “Semoga mendapat penanggulangan (pengobatan) yang baik untuk teman kami,” katanya.

Rekan Korban Penembakan di New Zealand Berharap Pemerintah Proaktif
INFOGRAFIS: Penembakan di Masjid Kota Christchurch Selandia Baru (Kokoh Praba/JawaPos.com)

Zul sendiri merupakan temannya saat di sekolah maupun kuliah di Institut Seni Indonesia (ISI) Jogjakarta. Banyak waktu yang telah dihabiskan bersama Zul. Tak hanya ketika berkarya melukis saja. Namun menjalani hobi pun bersama. “Dulu sebelum ia menikah, kami aktif Futsal. Zul itu merupakan kiper yang tangguh,” ucapnya.

Zul menjadi anggota di Sakato Art sejak 1997 silam. Ia pun tetap aktif berkomunikasi hingga 2019 ini. Ia merupakan seorang pelukis yang karyanya sedang naik daun di Indonesia. Namun akhirnya pada Januari lalu ia memutuskan pindah ke New Zealand. Mendampingi istrinya berwarga negara Amerika yang sedang mencari kerja.

Editor : Sari Hardiyanto

Reporter : Ridho Hidayat

Alur Cerita Berita

Lihat Semua
Rekan Korban Penembakan di New Zealand Berharap Pemerintah Proaktif