alexametrics

Kakak Korban Penembakan di Selandia Baru Bantah Adiknya Meninggal

15 Maret 2019, 23:24:40 WIB

JawaPos.com – Kabar meninggalnya Zulfirmansyah yang berhembus di media sosial (medsos) ditepis kakak kandungnya, Hendra Yaspita. Kondisi terakhir WNI asal Sumatera Barat (Sumbar) yang menjadi korban penembakan teroris di Masjid Islamic Centre Linwood, Christchurch, Selandia Baru itu justru dikabarkan kian membaik.

“Informasinya belum sadarkan diri. Tapi, kondisinya sudah stabil. Jadi, informasi yang mengatakan sudah meninggal itu tidak benar,” kata Hendra pada sejumlah awak media di Padang, Jumat (15/3) malam.

Selain Zul, kondisi anaknya Omar Rais yang turut menjadi korban saat menunaikan salat jumat itu juga kian membaik. “Alhamdulilah sudah mulai membaik. Tempat kejadian itu masjid terdekat dari kediamannya,” katanya.

Kakak Korban Penembakan di Selandia Baru Bantah Adiknya Meninggal
INFOGRAFIS: Penembakan di Masjid Kota Christchurch Selandia Baru (Kokoh Praba/JawaPos.com)

Hendra juga mengaku akan berkonsultasi dengan pemerintah, terutama Pemprov Sumbar untuk bisa melihat secara langsung kondisi Zulfirmansyah.

“Kami akan coba lapor, bagaiman caranya keluarga bisa pergi ke sana (Selandia Baru). Tadi sudah dapat nomor kontak KBRI di New Zealand tapi belum dihubungi,” bebernya.

Hendra mengatakan, adiknya Zulfirmansyah lahir di Lapai, Kota Padang. Seniman lukis yang menetap di Yogyakarta itu merupakan anak bungsu dari 6 bersaudara. Korban juga alumni SMPN 12 Padang.

Editor : Sari Hardiyanto

Reporter : Riki Chandra

Alur Cerita Berita

Lihat Semua


Close Ads
Kakak Korban Penembakan di Selandia Baru Bantah Adiknya Meninggal