JawaPos Radar

Target 2 Juta Wisman oleh Menteri Pariwisata Dirasa Memberatkan

15/03/2018, 14:37 WIB | Editor: Sari Hardiyanto
Kunjungan Wisman
ILUSTRASI Target 2 juta kunjungan wisman ke Jogjakarta oleh Menteri Pariwisata dirasa memberatkan (Ridho Hidayat/JawaPos.com)
Share this

JawaPos.com – Kepala Dinas Pariwisata Daerah Istimewa Jogjakarta (DIJ), Aris Riyanto angkat bicara terkait target kunjungan wisatawan mancanegara (wisman) sebanyak 2 juta oleh Menteri Pariwisata Arief Yahya.

Menurut dia target yang dilontarkan oleh Menteri Pariwisata tersebut terlalu berat, meskipun nantinya Jogja sudah memiliki bandara baru di Kulon Progo.

Pasalnya, sejauh ini pihaknya hanya mematok sebanyak 800 ribu kunjungan wisman di tahun 2018. Berbagai strategi marketing dalam melakukan promosi pun terus digenjot serta mengangkat destinasi yang dimiliki.

Hingga Maret, tercatat 400 ribu kunjungan wisman. Artinya separuh target sudah terpenuhi. "Catatan saya sudah hampir segitu. Kalau dua juta wisatawan mancanegara itu kan target untuk Joglosemar (Jogja Solo Semarang). Upayanya ya promosi yang banyak, termasuk pengembangan destinasinya," ujarnya kepada JawaPos.com, Kamis (15/3).

Dikatakan Aris, target yang dipatok secara nasional itu memang berat. Salah satu alasannya karena masalah bandara berkelas internasional yang mewadahi, yaitu Bandara New Yogyakarta International Airport (NYIA) yang baru akan selesai pembangunannya pada 2019 mendatang.

"Makanya untuk mencapai itu cukup berat. Tapi bukan berarti tidak bisa," ucapnya.

Adanya bandara baru nanti, diharapkannya bisa secara paralel menghubungkan ke berbagai wilayah. Terutama dari negara-negara asal wisatawan yang selama ini datang ke Jogja. Seperti Belanda, Malaysia, kemudian Jepang, dan Amerika, Singapura, Prancis, Jerman, China, Korea, termasuk Australia yang saat ini meningkat.

"Komposisinya masih seperti itu. Tertinggi paling banyak dari Belanda. Harapannya dengan bandara baru, itu nanti secara paralel, bisa menghubungkan ke negara-negara itu," ucapnya.

Pengembangan destinasi wisata juga terus dilakukan, semisal di daerah Mangunan, Kabupaten Bantul. Terkenal dengan keindahan alamnya, pihak dinas mendorongnya untuk meningkatkan pelayanan.

Baik dari segi Sumber Daya Manusia (SDM), akses jalan menuju ke sana. Kemudian fasilitas yang ada, baik itu tempat parkir maupun toilet. "Saat ini juga masih sedang berjalan," katanya.

Sebelumnya, Menteri Pariwisata Arief Yahya ditemui usai acara Regional Investment Forum (RIF) 2018 di Hotel Alana Yogyakarta pada Rabu (14/3) mengatakan, target wisatawan mancanegara yang datang ke Jogja sebanyak 2 juta orang. Angka itu menurutnya akan tercapai ketika bandara NYIA selesai dibangun.

"Saya yakin dengan target Jogja itu bisa (2 juta). Tapi dia harus memiliki airport, untuk itu pemerintah membangun airport di Kulon Progo. Nanti dibuat jalan dari airport ke destinasi dan ada jalan tembus menuju Borobudur," katanya.

(dho/JPC)

Berita Terkait

Rekomendasi

berita hari ini

Sign In

Belum memiliki aku? Sign Up