alexametrics

Said Aqil: Masjid Bukan Tempat Kampanye

15 Februari 2019, 20:15:53 WIB

JawaPos.com – Ketua Umum Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) Said Aqil Siroj angkat bicara terkait kegiatan capres Prabowo Subianto yang menggelar salat Jumat di Masjid Agung Kauman, Semarang, Jawa Tengah, Jumat (15/2). Ia menegaskan, tempat ibadah harus bersih dari kepentingan politik.

“Masjid tempat ibadah lain, bukan untuk tempat kampanye, politik praktis, politik kebangsaan, politik persatuan, politik jabatan,” kata Said Aqil, di Pondok Pesantren Diponegoro, Kabupaten Sleman, Daerah Istimewa Jogjakarta (DIJ), Jumat (15/2).

Aturan tersebut, ditegaskannya berlaku kepada siapapun atas nama partai. Bahkan menurutnya, khotbah Jumat pun juga tak boleh disisipi dengan kepentingan politik.

Ketua Umum Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) Said Aqil Siroj
Menurutnya, khotbah Jumat pun juga tak boleh disisipi dengan kepentingan politik. (Ridho Hidayat/JawaPos.com)

“Khotbah Jumat harus bersih dari kepentingan politik. Khotbah Jumat hanya khusus untuk meningkatkan ketakwaan, mengingatkan kita kepada Allah, sama sekali tidak boleh disisipi,” ucapnya.

Sebelumnya, beredar selebaran berisikan ‘Hadiri Salat Jumat Bersama Prabowo Subianto Jumat, 15 Februari 2019 di Masjid Kauman Semarang. Pesan tersebut beredar melalui aplikasi perpesanan WhatsApp.

Ketua Umum Masjid Agung Kauman Semarang, KH Hanief Ismail pun keberatan jika Masjid Kauman dipakai untuk tempat kampanye Capres.

Hanief juga sempat membuat press rilis yang meminta agar Bawaslu melarang Prabowo salat Jumat di Masjid Kauman. Ia menilai salat itu mempunyai tujuan politis.

Editor : Sari Hardiyanto

Reporter : Ridho Hidayat

Said Aqil: Masjid Bukan Tempat Kampanye