alexametrics

KKN, Mahasiswa UNS Dilarang Kampanye

15 Januari 2019, 17:50:47 WIB

JawaPos.com – Sebanyak 1.756 mahasiswa Universitas Sebelas Maret (UNS) Solo dan 80 dosen pembimbing melakukan Kuliah Kerja Nyata (KKN). Mereka disebar ke beberapa wilayah.

Untuk wilayah Jawa sebanyak 1.390 mahasiswa. Mereka tersebar di 19 Kabupaten, 26 Kecamatan dan 134 Desa. Sisanya, 366 mahasiswa mengikuti KKN di luar Jawa.

Rektor UNS Solo Ravik Karsidi mewanti-wanti kepada seluruh mahasiswa yang akan mengikuti KKN agar tidak melakukan kampanye politik. Misalnya, mengajak masyarakat yang tinggal di lokasi KKN untuk memilih salah satu peserta Pemilu 2019.

Para mahasiswa tentunya mempunyai pilihan tersendiri pada pemilu. Tetapi pilihan itu tidak perlu disampaikan kepada masyarakat saat KKN. “Saat ini tahun politik. Jadi jangan sampai ikut mengajak orang lain mengikuti pilihannya,” pesan Ravik saat melepas ribuan mahasiswa KKN Tematik Integratif periode Januari-Februari 2019, Selasa (15/1).

Jika nantinya ada yang nekat melakukan kampanye atau mengajak orang lain sesuai dengan pilihannya, maka mahasiswa itu dianggap melakukan kesalahan. Seharusnya mahasiswa tetap netral saat mengikuti KKN. Pihak kampus tidak segan-segan memberikan sanksi kepada mahasiswa yang diketahui melakukan kampanye.

“Memang setiap mahasiswa mempunyai hak politik. Dia sudah bisa memilih meski baru pemilih pemula. Jadi saat berada di lapangan atau KKN, jangan sampai tergoda melakukan kampanye,” ucapnya.

Selain itu, Ravik juga meminta kepada seluruh mahasiswa langsung kembali setelah menyelesaikan KKN. Jangan sampai melakukan kegiatan lain. Hal ini seperti yang pernah terjadi beberapa waktu lalu saat ada mahasiswa yang meninggal saat berwisata ke pantai usai KKN.

Editor : Sofyan Cahyono

Reporter : Ari Purnomo

KKN, Mahasiswa UNS Dilarang Kampanye