alexametrics

Imbauan bagi Bobotoh, Kang Emil: Tunjukkan Kecintaan, Bukan Kebencian

14 Desember 2018, 12:14:08 WIB

JawaPos.com – Gubernur Jawa Barat (Jabar) Ridwan Kamil mengimbau kepada seluruh Bobotoh untuk menunjukkan kecintaannya kepada Persib Bandung. Hal itu dengan cara bersikap positif dan tidak membuat onar yang akan merugikan diri sendiri maupun nama baik Persib Bandung serta daerah.

Menurutnya, soal suporter merupakan masalah panjang yang tidak bisa hanya disebut masalah musiman. Maka tidak hanya imbauan sesaat, namun juga perlu adanya sebuah edukasi panjang guna menjadikan sepak bola yang proporsional.

“Jadikan sepak bola ini sebuah kecintaan yang proporsional tanpa harus berlebihan. Tunjukkan dengan kecintaan, bukan dengan kebencian,” kata Ridwan Kamil di Gedung Sate Bandung, Jumat (14/12).

Imbauan bagi Bobotoh, Kang Emil: Tunjukkan Kecintaan, Bukan Kebencian
Laga Persib Bandung hadapi Persija Jakarta (Siti Fatonah/JawaPos.com)

Hal itu, karena sepak bola adalah olahraga yang di dalamnya mengedepankan nilai-nilai kemanusiaan, kekompakan, dan fairplay. Maka, tidak boleh dinodai dengan hal negatif yang malah bisa merusak citra baik maupun prestasi dari Persib Bandung.

Sebagaimana diketahui, pada laga Liga 1 antara Persib Bandung melawan Persija Jakarta di Stadion Gelora Bandung Lautan Api (GBLA) dinodai dengan tindakan oknum yang merusak citra Bobotoh dan Persib Bandung. Bahkan masalah itu mengakibatkan Persib Bandung terkena sanksi yang besar-besaran.

“Masalah besar ini bukan urusan pemain saja tapi suporter. Kalau kemarin enggak ada kejadian (pengeroyokan Haringga Sirla, Red) enggak akan ada sanksi. Tapi itu di luar adil dan tidak adil,” ujarnya.

Maka, Kang Emil menegaskan untuk menyudahi kejadian buruk tersebut. Ini adalah pekerjaan rumah (PR) bagi manajemen Persib Bandung dan semua pihak.

“Ini PR besar. Urusan pemain juga suporter, bahkan pemimpin daerah pun kena,” ungkapnya.

Masalah ini harus menjadi evaluasi untuk semua tim sepak bola Indonesia. Karena sepak bola harus naik level. Setiap pertandingan rival tidak harus banyak diskusi atau mendatangkan banyak keamanan.

“Jadi persepakbolaan harus berprestasi. Jangan banyak penjagaan atau rapat khusus kalau Persib dan Persija bertanding,” tuturnya.

“Saya sampaikan agar pimpinan Persib Bandung paham. Suporter ini tanggungan siapa? Mimpi kita terus berprestasi, suporter makin dewasa dan setiap tahun memetik kemenangan,” pungkasnya.

Editor : Fersita Felicia Facette

Reporter : (ce1/ona/JPC)



Close Ads
Imbauan bagi Bobotoh, Kang Emil: Tunjukkan Kecintaan, Bukan Kebencian