alexametrics

Insiden Air Minyak Diduga karena Sabotase, PDAM Malang Lapor Polisi

14 November 2020, 17:49:18 WIB

JawaPos.com – Sejak Kamis (12/11), warga Kota Malang dibuat heboh dengan insiden ”air minyak”. Di mana, air PDAM yang mengalir ke rumah-rumah berubah warna dan bararoma minyak tanah.

Kemarin, teka-teki penyebab insiden tersebut mulai terkuak. Dipastikan, air yang dialirkan PDAM ke rumah-rumah tersebut tercampur dengan tumpahan solar dari genset di tendon sumber air Wendit 3.

Berdasar hasil pemeriksaan, ada indikasi sabotase di balik kejadian tersebut. Karena itu, pemkot dan PDAM Kota Malang memastikan bakal melaporkan kasus tersebut ke polisi.

Wali Kota Sutiaji sudah meminta direksi PDAM (Perumda Tugu Tirta) untuk bertindak cepat mencari tahu siapa saja yang bertanggung jawab dalam insiden itu. ”Ini sudah bukan domain kami. Maka, biar nanti kepolisian yang akan lihat,” imbuhnya.

Bukan hanya itu, agar persoalan tersebut segera dituntaskan, dia meminta lokasi tandon di sumber air itu disterilkan. Tidak boleh ada yang menyentuh sampai ada pemeriksaan pihak berwajib.

Di sisi lain, Dirut Perumda Tugu Tirta M. Nor menegaskan segera melaporkan secara resmi insiden tersebut. ”Kalau nggak resminya sudah melapor. Yang resminya segera kami lakukan. Sesuai arahan wali kota,” kata pria asal Wajak, Kabupaten Malang, itu.

Diduga adanya sabotase mencuat saat wali kota dan jajaran direksi PDAM melakukan inspeksi ke lokasi sumber air Wendit 3 pukul 08.00 kemarin. Ditemukan tumpahan solar 2.000 liter dari genset di tandon.

Indikasi adanya unsur kesengajaan diketahui karena tandon air di sumber air Wendit juga terkontaminasi solar. Begitu pula di sekitar genset, terlihat ada bekas solar yang berceceran hingga masuk got yang mengalir hingga ke area saluran sumber air.

Selain itu, wali kota menilai ada yang janggal. Yakni, dugaan kelebihan pengisian solar pada genset di sumber Wendit. Kapasitas tangki hanya 1.000 liter, tapi terungkap diisi sampai 3.000 liter.

Kejanggalan lain, saat dia menanyakan ke petugas di sumber Wendit, pengisian 3.000 solar pada genset hanya dengan waktu 30 menit. Padahal, idealnya 30 menit itu yang dibutuhkan untuk mengisi 1.000 liter solar.

Sementara itu, hingga kemarin, kondisi air di sejumlah rumah pelanggan masih keruh dan berbau solar. ”Masih ada endapan dan baunya nggak hilang-hilang,” kata Yurida Nayza, warga Kelurahan Samaan, Kecamatan Klojen.

KEJANGGALAN DI BALIK INSIDEN ”AIR MINYAK” PDAM KOTA MALANG

  • Terdapat tumpahan solar 2.000 liter dari genset di tandon sumber air Wendit 3.
  • Ada dugaan pengisian solar yang overload pada genset di sumber Wendit. Kapasitas tangki hanya 1.000 liter, tetapi terungkap diisi sampai 3.000 liter.
  • Pengisian 3.000 liter solar pada genset dilakukan dengan waktu 30 menit. Padahal, idealnya dibutuhkan waktu 30 menit untuk mengisi 1.000 liter solar.

Saksikan video menarik berikut ini:

Editor : Dhimas Ginanjar

Reporter : san/adn/abm/c13/ris



Close Ads