JawaPos Radar | Iklan Jitu

PT Pertamina Minta Pangkalan Tidak Pinjamkan Tabung Melon ke Pengusaha

14 November 2018, 14:03:54 WIB | Editor: Dida Tenola
PT Pertamina Minta Pangkalan Tidak Pinjamkan Tabung Melon ke Pengusaha Solo
Seorang warga mengeluhkan kelangkaan gas melon di Boyolali beberapa waktu lalu. (Tri Widodo/ Radar Boyolali/ Jawa Pos Group)
Share this

JawaPos.com- Kasus distribusi gas elpiji tiga kilogram yang salah sasaran disinyalir melibatkan pangkalan maupun agen. Distribusi gas melon yang seharusnya ditujukan kepada warga miskin tidak berjalan lancar. Hal itu dipicu adanya kongkalikong antara pangkalan dengan pengusaha.

Semestinya pengusaha tidak berhak memakai tabung gas berwarna hijau tersebut. Oleh sebab itu, PT Pertamina Persero meminta kepada pangkalan agar tidak bekerja sama dengan pengusaha.

Sales Eksekutif LPG Rayon V PT Pertamina Persero Adeka Sangtraga mengatakan, adanya kongkalikong itu tampak dari sidak di Kabupaten Boyolali. Tim gabungan mendapati adanya 1.060 tabung melon yang pendistribusiannya salah sasaran. Gas yang seharusnya diperuntukkan bagi warga miskin atau kurang mampu justru digunakan untuk usaha maupun pengolahan makanan. 

"Banyak yang meminjamkan tabung. Makanya kami meminta jangan ada kerja sama atau meminjamkan tabung kepada pengusaha kuliner atau produk olahan makanan," terangnya kepada JawaPos.com, Rabu (14/11).

Selama ini Pertamina tidak mempunyai kewenangan sampai ke tingkat pengecer. Pengawasan hanya terbatas pada agen dan pangkalan. Maka dari itu, Pertamina pun meminta kepada pihak pangkalan untuk lebih tegas dalam melakukan pengawasan kepada pengecer. 

"Ranah pertamina hanya sampai ke pangkalan, tidak sampai ke pengecer. Kalau nanti ada pangkalan yang membandel ya ditutup," urainya.

Tetapi, untuk menutup pangkalan, tidak bisa begitu saja dilakukan. Penutupan pangkalan harus melalui beberapa tahap.

 

(apl/JPC)

Berita Terkait

Rekomendasi

berita hari ini

Sign In

Belum memiliki aku? Sign Up