JawaPos Radar | Iklan Jitu

Masuk Pasar, Seekor Harimau Terjepit di Ruko Warga

14 November 2018, 18:20:59 WIB | Editor: Sari Hardiyanto
Harimau Sumatera
TERJEPIT: Harimau dewasa tampak terjepit di sela-sela ruko warga di kawasan pasar Kecamatan Pulau Burung, Kabupaten Indragiri Hilir (Inhil), Riau, Rabu (14/11) pagi. (Istimewa)
Share this

JawaPos.com - Warga di sekitaran pasar Kecamatan Pulau Burung, Kabupaten Indragiri Hilir (Inhil), Riau, digegerkan dengan masuknya seekor harimau dewasa. Raja rimba itu masuk bahkan tersangkut di sela-sela rumah toko (ruko) warga, Rabu (14/11) sekitar pukul 11.00 WIB.

Hal ini menarik perhatian masyarakat sekitar. Tak jarang momen langka itu diabadikan mereka dengan telepon genggam, meskipun harus waspada karena sewaktu-waktu jika satwa dengan nama ilmiah Panthera Tigris itu lepas dari sela ruko tersebut, bisa loncat dan mengejar mereka.

Camat Pulau Burung M Yusuf mengatakan, hingga saat ini harimau yang belum diketahui jenis kelaminnya itu masih tersangkut di sana. "Sampai saat ini harimau itu belum dievakuasi, masih terjepit. Kami juga takut mau berbuat sesuatu," katanya.

Yusuf menceritakan, awalnya warga yang berada di pasar melihat kalau harimau itu berjalan santai dari arah semak belukar ke sebuah ruko. Warga itupun langsung memberitahukannya kepada yang lain. "Kami langsung menghubungi kepolisian dan TNI serta pihak BBKSDA untuk penanganan harimau itu," sebutnya.

Sementara itu, Kepala BBKSDA Riau Haryono mengatakan, harimau itu masih berada di sela ruko. Namun kondisinya masih aman. "Masih di sana sekarang. Teman-teman TNI, Polri, masyarakat serta kecamatan telah membantu melokalisasi tempat kejadian," ujarnya.

Pihaknya, sudah mengirim dua tim ke lokasi. Yaitu tim dari Rengat, Kabupaten Indragiri Hulu dan satu tim lainnya dari Pekanbaru untuk menuju lokasi dan melakukan evakuasi. 

Untuk tim dari Pekanbaru, merupakan tim dengan formasi lengkap. Ada tim medis maupun tim bius. Hanya saja, untuk sampai ke lokasi membutuhkan waktu yang lama sekitar 10 jam. "Disana sudah dipasang jaring dan kayu untuk mencegah harimau melarikan diri," katanya.

Sambil menunggu tim rescue tiba di lokasi, masyarakat juga telah diinformasikan untuk tidak melakukan hal-hal yang tidak diinginkan. Seperti menyerang harimau, karena harimau merupakan satwa dilindungi.

(ica/JPC)

Berita Terkait

Rekomendasi

berita hari ini

Sign In

Belum memiliki aku? Sign Up