JawaPos Radar | Iklan Jitu

Kronologis Siswa SD Terjatuh dari Lantai 3 Masih Misteri

14 November 2018, 14:23:03 WIB | Editor: Dida Tenola
Kronologis Siswa SD Terjatuh dari Lantai 3 Masih Misteri Kanisius Demangan Baru Jogja
Bangunan SD Kanisius Demangan Baru, Caturtunggal, Kecamatan Depok, Kabupaten Sleman, Daerah Istimewa Jogjakarta (DIJ). (Ridho Hidayat/ JawaPos.com)
Share this

JawaPos.com– Penyebab jatuhnya siswa SD Kanisius Demangan Baru, Sleman, Jogjakarta, dari lantai tiga masih menimbulkan tanda tanya. Dugaan korban terpeleset masih belum bisa dipastikan. Sebab dia berada di luar jendela dengan posisi menggelantung.

Kapolsek Depok Barat Kompol Sukirin Haryanto menjelaskan, dari informasi yang dikumpulkan, korban diduga terpeleset. Sedangkan dari video yang didapatkan, ia tergelantung di luar jendela lantai 3 sekolahnya, tanda ada pijakan lantai. "Ya, yang kami ingin periksa mendalam itu. Kenapa kok bisa berada di luar jendela," jelasnya, Rabu (14/11).

Setelah video jatuhnya siswa SD Kanisius viral hari Senin lalu (12/11), Sukirin juga telah mengerahkan anggotanya untuk melakukan penyelidikan. Dari data yang didapatkan sampai saat ini, masih belum cukup untuk mengungkap kronologis jatuhnya korban.

"Belum ada yang kami periksa, kejadian sudah di luar jam pelajaran, sedang nunggu giliran bimbingan belajar ekstra. Kemudian dari keterangan yang didapatkan dari pihak sekolah pun bingung, dan takut lapor," ucapnya.

Dari informasi sementara, korban berumur 12 tahun dengan jenis kelamin perempuan. Di sekolahnya dia diketahui sedikit tertutup, namun cukup pintar.

"Anaknya cukup pintar, tapi sedikit tertutup. Pihak keluarga juga tidak mempermasalahkan kasus ini, tapi kami dorong agar sekolah untuk membuat laporan," tambah Sukirin.

Seperti diketahui, seorang siswa dari SD Kanisius diketahui jatuh dari lantai 3 dengan ketinggian sekitar 10 meter, (12/11). Peristiwa itu beredar luas dari sebuah video. Pada videoitu telihat proses jatuhnya korban yang sempat terlihat menggelantung.

Korban terluka di bagian bahu kirinya. Keesokan harinya, korban menjalani operasi.

 

(dho/JPC)

Berita Terkait

Rekomendasi

berita hari ini

Sign In

Belum memiliki aku? Sign Up