alexametrics

Warga Demak Disandera di Papua, Kapolda Jateng: Kita Doakan Saja

14 November 2017, 21:07:51 WIB

JawaPos.com – Aparat Polda Jawa Tengah (Jateng) telah melakukan koordinasi dengan kepolisian di Papua, terkait upaya pembebasan warga Demak, Jateng, yang disandera kelompok kriminal bersenjata di Tembagapura.

“Saat ini di sana (Papua), personel kepolisian setempat dibantu TNI serta tokoh-tokoh masyarakat dan tokoh adat setempat seperti kepala suku, sedang bernegosiasi membebaskan para sandera. Kita doakan saja, mudah-mudaahan segera bisa dibebaskan,” kata Kapolda Jateng Irjen Pol Condro Kirono usai memimpin upacara HUT Brimob ke-72 di Mako Brimob, Semarang, Jateng, Selasa (14/11).

Polda Jateng juga mendapat dukungan dari Mabes Polri, melihat situasi yang cukup mendesak. “Sejauh ini, perkembangannya terus intens dari pemerintah daerah setempat diback up dari Mabes Polri,” lanjutnya.

Polres Demak juga telah turun tangan dengan meyakinkan pihak keluarga agar menyerahkan sepenuhnya kepada yang berwajib. Setiap perkembangan di lokasi kejadian akan segera disampaikan kepada pihak keluarga.

Dilaporkan sebelumnya, sebanyak 1.300 orang, termasuk di dalamnya 34 pekerja asal Desa Kedondong, Kabupaten Demak, disandera di Desa Kimbely dan Desa Bantil, Tembagapura, Papua. Sejauh ini, hanya perempuan saja yang diperbolehkan meninggalkan desa untuk sekedar mencari bahan pangan. Hingga kini, juga belum ada permintaan tebusan dari kelompok penyandera.

Editor : admin

Reporter : (gul/JPC)



Close Ads
Warga Demak Disandera di Papua, Kapolda Jateng: Kita Doakan Saja