alexametrics

Ini Penyebab Vaksinasi Covid-19 Pelajar Jatim Cuma 11 Persen

14 Oktober 2021, 15:02:38 WIB

JawaPos.com–Vaksinasi Covid-19 pelajar usia 12–17 tahun di Jawa Timur terhitung masih rendah. Per Rabu (13/10), vaksinasi covid-19 dosis 1 masih di angka 11,64 persen. Sedangkan dosis 2 masih di angka 9,07 persen.

Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Jawa Timur Erwin Astha mengaku kesulitan vaksinasi pelajar karena tidak ada stok vaksin Sinovac. Selama ini, jenis vaksin yang datang cukup bervariasi.

”Strategi kita dengan vaksin pelajar itu perlu perjuangan. Karena untuk remaja, Sinovac yang dioptimalkan,” terang Erwin pada Kamis (14/10).

Selama ini, pemerintah pusat memberikan vaksin jenis AstraZeneca, Pfizer, Moderna, dan Sinovac. Jumlah vaksin Sinlvac diakui Erwin saat ini sedikit. Sehingga pelajar sering tidak mendapat vaksinasi.

”Jadi kita berkoordinasi dengan dispendik. Kalau ada Sinovac kita utamakan pelajar,” ujar Erwin.

Hingga hari ini (14/10), total pelajar yang telah divaksinasi sebanyak 417.588 orang untuk dosis pertama. Sementara dosis 2 sebanyak 325.429.

Vaksin bagi pelajar dibutuhkan pada masa pembelajaran tatap muka (PTM). Sebelumnya, terdapat 13 pasien Covid-19 berusia sekolah yang dirawat di Hotel Asrama Haji Surabaya.

Untuk itu, Erwin memasang strategi lain yakni dengan melakukan edukasi menyeluruh pada pelajar dan masyarakat. Mantan Dokter Penanggung Jawab Pasien (DPJP) Rumah Sakit Darurat Lapangan Indrapura (RSLI) itu mengakui bahwa kesadaran vaksinasi warga masih kurang. ”Kami terus edukasi masyarakat supaya mau dan segera vaksin,” ucap Erwin.

Editor : Latu Ratri Mubyarsah

Reporter : rafika

Saksikan video menarik berikut ini:




Close Ads