JawaPos Radar

Pengamat: Kalau Masih Ada Polisi 'Bandel', Sulit Terapkan ELE

14/09/2018, 05:55 WIB | Editor: Bintang Pradewo
Pengamat: Kalau Masih Ada Polisi 'Bandel', Sulit Terapkan ELE
Ilustrasi penilangan yang dilakukan polisi. (Dok. JawaPos.com)
Share this image

JawaPos.com - Direktorat Lalu Lintas Polda Metro Jaya akan segera menerapkan kebijakan pemberian bukti pelanggaran (tilang) secara elektronik. Namun, kesiapan kebijakan itu disoroti oleh Pengamat Transportasi dari Universitas Indonesia, Alvinsyah.

Karena proses tilang elektronik harus menyinkronkan data antara Samsat dan Dinas Pendapatan Daerah DKI. Setelah tahap itu selesai, dilakukan pemasangan dua alat tilang elektronik, yakni electronic regristration indentification (ERI) dan electronic law enforcement (ELE).

Agar, data kendaraan bisa langsung terdeteksi ketika ada kendaraan yang melanggar. Tak hanya itu, Sumber Daya Manusia (SDM) yaitu polisi yang masih suka 'bandel' harus dibenahi terlebih dahulu. Sehingga, sistem itu bisa berjalan dengan baik.

Pengamat: Kalau Masih Ada Polisi 'Bandel', Sulit Terapkan ELE
Ilustrasi tilang yang dilakukan. (Radar Malang)

"Ya kalau paradigma berpikirnya harus dimulai dari kesiapan SDM dan basis data. Tentu jawabannya ELE sulit untuk diterapkan," ungkap Alvinsyah saat dihubungi Kamis (13/9).

Dia mengimbau agar paradigma dari kepolisian harus diubah terlebih dahulu. Agar, penerapan ELE bisa berjalan dengan baik. "Penerapan ELE merupakan entry point untuk membereskan masalah SDM dan data base," tutur dia.

"Toh bayi begitu lahir tidak langsung bisa jalan dan haruss merangkak dulu, harus jatuh dulu," tegas dia.

Selain itu, kata dia, SDM dari Ditlantas Polda Metro Jaya harus memiliki kompetensi dan perilaku yang baik. Sehingga, masyarakat bisa taat pada aturan. "Jadi bukan urusan 'nakal' saja. Siap tidak siap ya dimulai saja. Tentunya harus dengan perhitungan yang cermat untuk memulai sesuatu yang baru tapi juga jangan sampai menunggu semua hal siap. Yang penting dilakukan dengan cermat, hati-hati dan konsisten," pungkasnya.

(bin/JPC)

Berita Terkait

Rekomendasi

berita hari ini

Sign In

Belum memiliki aku? Sign Up