alexametrics

Dapat Penjelasan Dari MPU, Pemda Aceh Lanjutkan Vaksinasi MR

14 September 2018, 18:51:56 WIB

JawaPos.com – Aceh menjadi salah satu daerah yang paling rendah kesadaran masyarakatnya mengikuti vaksinasi Measles Rubella (MR). Hal itu dipicu tidak adanya dukungan sebelumnya dari pemerintah daerah setempat. Namun setelah mendapat penjelasan dari Majelis Permusyarawatan Ulama (MPU), pemda setempat melanjutkan gerakan tersebut untuk menyelamatkan anak-anak mereka dari ancaman rubela.

“Kami ada melakukan pertemuan dan MPU memberikan surat yang di dalamnya menyatakan fatwa MUI bisa dilaksanakan tapi dalam kondisi darurat saja. Kondisi darurat ini yang mesti dibicarakan lagi. Nah ini nanti Rabu (19/9) mendatang, akan kita lakukan pertemuan tentang kondisi kedaruratan itu,” ujar Jubir Gubernur Aceh Saifullah Abdul Gani, seperti dilansir Rakyat Aceh (Jawa Pos Group), Jumat (14/9).

Sebagaimana diketahui, Plt Gubernur Aceh Nova Iriansyah melakukan pertemuan dengan Majelis Permusyarawatan Ulama (MPU) Aceh. Hadir juga waktu itu Kepala Dinas Kesehatan Aceh dr Hanif.

Dapat Penjelasan Dari MPU, Pemda Aceh Lanjutkan Vaksinasi MR
Infografis Imunisasi MR (Rofiah Darajat/JawaPos.com)

Menurut Saifullah Abdul Gani, Pemerintah Aceh sangat berhati-hati dalam pelaksanaan program vaksinasi MR. Namun setelah dapat penjelasan dari MUI, dia berharap masyarakat dapat menerima gerakan tersebut. “Harapan kami program ini dapat diterima masyarakat dengan nyaman dan terasa aman. Itu yang paling penting,” ujarnya lagi.

Sementara itu, Kepala Dinas Kesehatan Aceh dr Hanif menambahkan, pertemuan dengan MPU Aceh menyatakan bahwa kandungan vaksin MR memang haram tapi boleh digunakan. Karena kondisinya darurat. “Kesimpulan kami program imunisasi MR dilanjutkan. Tapi ini harus jadi kesepakatan bersama. Nah itu nanti akan bahas lagi,” sambung Hanif.

Dia mengakui kasus campak dan campak MR telah dianggap suatu wabah di Aceh. Hal ini merujuk dari data yang menyatakan ada kenaikan kejadian setiap tahunnya di Aceh.

“Dari data, kami menganggap ini perlu penindakan demi mengurangi jumlah kasus. Juga mengurangi efek samping atau kecacatan yang ditimbulkan, dan terakhir mencapai kliminasi dampak campak dan MR,” ujarnya lagi.

Editor : Ilham Safutra

Reporter : (iil/jpg/JPC)

Alur Cerita Berita

Lihat Semua


Close Ads
Dapat Penjelasan Dari MPU, Pemda Aceh Lanjutkan Vaksinasi MR