alexametrics

Tak Terima Dermaga Dibongkar, Motoris Kelotok Laporkan Satpol PP

14 Agustus 2019, 14:43:08 WIB

JawaPos.com – Aksi pembongkaran dermaga kelotok di Siring Pierre Tendean, Banjarmasin, Kalimantan Selatan (Kalsel), pada Selasa (6/8) lalu berbuntut panjang. Koperasi Maju Karya Bersama melaporkan Satpol PP Banjarmasin ke Satreskrim Polresta Banjarmasin, Senin (12/8).

Koperasi ini yang menaungi motoris kelotok wisata susur Sungai Martapura. Ketua koperasi Supiani Yanto mengatakan, langkah hukum ini merupakan ungkapan kekecewaan dari pengurus koperasi.

Menurutnya, Satpol PP seharusnya bisa lebih dulu melayangkan peringatan agar mereka bisa membongkar sendiri dermaga kayu tersebut. “Memang mereka hanya melaksanakan tugas. Karena sudah kewajiban Pol PP. Tapi saya tidak terima. Kami meminta waktu untuk membongkar sendiri. Tapi petugas malah meneruskan pembongkaran,” ujarnya, sebagaimana diberitakan Prokal.co (Jawa Pos Group), Rabu (14/8).

Yanto sendiri sudah dimintai keterangan oleh penyidik Satreskrim. Terutama tentang kronologi pembongkaran dermaga. “Saya ceritakan saja bagaimana kejadiannya di lapangan. Kata tim penyidik mereka akan menindaklanjuti laporan kami,” imbuhnya.

Dia menambahkan, laporan tersebut sudah dirembukkan bersama anggota koperasi. Semua motoris meminta koperasi ‘melawan balik’ atas insiden itu. “Karena saya ketua, jadi sudah seharusnya saya memenuhi permintaan seluruh anggota dan pengurus koperasi,” tegasnya.

Dikonfirmasi terpisah, Kepala Dinas Satpol PP dan Damkar Banjarmasin, Hermansyah tampak santai. “Itu hak mereka. Kami menjalankan instruksi sesuai aturan yang berlaku,” ujarnya.

Dia menuturkan, dermaga itu dibangun di tempat publik. Lagipula tak berizin. “Jadi wajar kalau kami bongkar. Karena sudah menyalahi aturan. Soal kami dilaporkan, lihat saja kelanjutannya bagaimana,” pungkas Hermansyah.

Editor : Fadhil Al Birra

Close Ads