JawaPos Radar

Pemkot Solo Sidak Garam

14/08/2018, 13:39 WIB | Editor: Sofyan Cahyono
Garam
PENGECEKAN GARAM: Dua orang petugas tengah mengambil sampel garam dari salah satu pedagang di selter Manahan, Solo, Selasa (14/8). (Ari Purnomo/JawaPos.com)
Share this

JawaPos.com - Tim gabungan dari beberapa instansi di Kota Solo melakukan inspeksi mendadak (sidak) garam yang digunakan para pedagang kaki lima (PKL). Adapun anggota tim berasal dari Setda, Dinas lingkungan Hidup (DLH), Dinas Perdagangan (Disdag), Satpol PP, Dinas Sosial (Dinsos), Kodim, polresta dan dinas terkait lainnya.

Kegiatan ini bertujuan untuk mengantisipasi peredaran garam palsu atau garam tidak beryodium. Mengingat efek samping yang ditimbulkan cukup berbahaya jika mengkonsumsi garam tanpa yodium.

Salah satu petugas dari Bagian Kesejahteraan Rakyat (Kesra) Setda Solo Tiyasning Tri menjelaskan, selama ini garam tidak beryodium banyak beredar di pasaran. Dengan kegiatan ini, garam yang dimiliki para pedagang dilakukan pengecekan oleh tim untuk mengetahui kandungan yodiumnya.

"Salah satu tujuannya adalah mengendalikan peredaran garam yang tidak beryodium. Karena jika mengonsumsi garam tidak beryodium bisa mengakibatkan efek samping yang tidak bagus bagi tubuh," urainya kepada JawaPos.com, Selasa (14/8).

Beberapa efek negatif yang ditimbulkan jika mengkonsumsi garam tidak beryodium adalah pertumbuhan yang tidak stabil, ngeces dan dampak buruk lainnya. Pengecekan ini akan berjalan sampai dengan 20 Agustus mendatang.

"Sasarannya adalah pedagang. Baik itu di selter maupun para pedagang di pasar tradisional. Selama ini masih banyak garam tidak beryodium yang masih dijual bebas dan dikonsumsi masyarakat," ucapnya.

Selain melakukan pengecekan garam secara langsung, tim gabungan juga melakukan penyuluhan kepada pedagang. Tujuan agar pedagang semakin paham mengenai garam beryodium dan tidak beryodium. Dengan begitu, mereka hanya menjajakan garam beryodium saja.

Salah satu pedagang Tahu Gimbal di Manahan, Yono mengatakan, pemeriksaan ini cukup bagus. Dengan adanya pemeriksaan, dirinya bisa lebih hati-hati saat membeli garam.

(apl/JPC)

Berita Terkait

Rekomendasi

berita hari ini

Sign In

Belum memiliki aku? Sign Up