JawaPos Radar

MUI Jatim Desak Maruf Amin Mundur

14/08/2018, 14:33 WIB | Editor: Sofyan Cahyono
Jokowi-Maruf Amin
ILUSTRASI: Jokowi-Maruf Amin. (Dok. JawaPos.com)
Share this image

JawaPos.com - Desakan agar KH Maruf Amin meletakkan jabatannya sebagai Ketua Umum Majelis Ulama Indonesia (MUI) kembali datang. Kali ini dari Ketua MUI Jawa Timur (Jatim) KH Abdussomad Buchori.

Seperti diketahui, Maruf Amin resmi mendaftar sebagai bakal calon wakil presiden. Di sisi lain, MUI adalah lembaga yang harus terhindar dari politik praktis. Jika ini tetap diberikan, maka dikhawatirkan dapat menimbulkan masalah di internal MUI.

"Kami sudah mengusulkan agar Kiai Maruf nonaktif untuk tidak memimpin MUI. Karena MUI itu bukan lembaga politik. Nanti menjadi masalah baru. Seolah-olah MUI itu politik. Jadi lebih baik beliau nonaktif," kata Abdussomad kepada JawaPos.com, Selasa (14/8).

Tidak hanya nonaktif, Maruf Amin akan lebih jika langsung mengundurkan diri. Meski demikian, keputusan tersebut harus dilakukan sebagaimana aturan organisasi. Misalnya, dengan menggelar rapat.

"Tapi ini mekanisme organisasi, mesti ada rapat. Mudah-mudahan bisa bertemu seluruh Indonesia untuk membicarakan bersama bagaimana yang terbaik," terangnya.

Abdussomad menegaskan, MUI Jatim tidak akan mengeluarkan pernyataan dukungan kepada pasangan capres-cawapes siapa pun. Kendati demikian, Abdussomad mengimbau agar masyarakat menggunakan hak pilihnya pada Pemilu 2019.

"Saya secara pribadi inheren dengan organisasi, saya itu persis dengan organisasi. Artinya, MUI netral tidak memihak kepada siapa pun. Tapi tetap menganjurkan masyarakat untuk memilih dengan pikirannya masing-masing," tegasnya.

(mkd/JPC)

Berita Terkait

Rekomendasi

berita hari ini

Sign In

Belum memiliki aku? Sign Up