JawaPos Radar

ITS Borong 19 Gelar di Taiwan

14/08/2018, 10:00 WIB | Editor: Sofyan Cahyono
Tim Robot ITS
Tim Robotika ITS membentangkan bendera Merah Putih usai membawa pulang 19 gelar. (Dok. Humas ITS for JawaPos.com)
Share this image

JawaPos.com - Tim Robotika Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS) Surabaya kembali mengukir prestasi gemilang. Usai sukses menjadi kampiun Robo Cup 2018 di Kanada, mereka memborong banyak gelar di ajang FIRA Robo World Cup 2018 di Taiwan. Tak tanggung-tanggung, 19 penghargaan diboyong ke tanah air pada kompetisi yang berakhir Minggu (12/8) lalu.

ITS mengirim tiga tim robot pada ajang yang berlangsung di Feng Chia University. Ketiga robot adalah Ichiro yang bertanding pada kategori FIRA Humanoid Robot Cup (HuroCup), Iris yang bertanding pada kategori FIRA Roboshot, dan Bayu Caraka yang bertanding pada kategori FIRA Air.

Pembina Tim Robotika ITS Muhtadin menerangkan, persiapan khusus dilakukan selama tiga minggu untuk menghadapai FIRA RoboWorld Cup 2018. Tepatnya sejak pertengahan Juli, setelah ITS mengikuti KRI. "Kami langsung menyiapkan diri untuk kontes ini," terang Muhtadin dalam keterangannya, Selasa (14/8).

Penghargaan yang berhasil diraih Tim Robotika ITS yakni Ichiro Kidsize Team 1 sebagai juara 2 mini DRC, juara 2 obstacle run (halang-rintang), juara 1 united soccer, juara 1 sprint, dan juara 3 All Round. Kemudian Ichiro Kidsize Team 2 memperoleh juara 2 marathon, juara 3 obstacle run, juara 2 united soccer, dan juara 2 sprint.

Tim Ichiro Adultsize pun tak mau kalah. Tujuh penghargaan yang berhasil diraihnya yaitu juara 1 marathon, juara 2 mini DRC, juara 1 obstacle run, juara 1 penalty kick, juara 2 sprint, juara 2 weightlifting (angkat berat), dan juara 3 All around. Sedangkan Tim Iris Pro Roboshot mendapatkan tiga piala. Masing-masing juara 3 localization challenge, juara 3 obstacle avoidance challenge, dan juara 1 passing challenge.

Selain mendapat 19 penghargaan, Ichiro Adultsize yang mendapat Juara 2 weightlifting juga berhasil meraih rekor dunia. Sampai penyelenggaraan FIRA RoboWorld Cup ke-23, rekor weightlifting untuk robot kelas Adultsize adalah 100 keping CD.

"Selama kami mempersiapkan lomba. Kami mencoba selalu berlatih dengan jumlah 100 CD dan ternyata robot kami bekerja dengan baik," tambah Muhtadin.

Oleh karena itu, tim Ichiro kemudian mencoba menambah jumlah CD yang diangkat menjadi 130 CD. Sehingga pada akhirnya bisa memecahkah rekor dunia. "Hal ini dapat tercapai karena memang robot kami yang berukuran besar, mempunyai kestabilan yang bagus dan telah kami kembangkan selama dua tahun ini," paparnya.

Meski pulang dengan 19 gelar, Tim Robotika ITS juga sempat menemui kesulitan. Tahun ini, beberapa lomba mengalami perubahan regulasi. Aturan dibuat lebih sulit untuk memberikan tantangan kepada masing-masing peserta.

Muhtadin mengucapkan terima kasih sebesar-besarnya atas dukungan dan doa dari civitas akademika ITS dan Ikatan Orang Tua Mahasiswa (Ikoma) ITS selama ini. "Tak lupa kami juga mengucapkan terima kasih kepada Ristekdikti atas semua kesempatan dan dukungan yang diberikan. Kami akan berusaha menunjukkan yang terbaik pada kontes-kontes lain di masa yang akan datang," tuturnya.

(did/JPC)

Berita Terkait

Rekomendasi

berita hari ini

Sign In

Belum memiliki aku? Sign Up