JawaPos Radar

Gunungkidul Masih Kesulitan Catat Kunjungan Wisman

14/08/2018, 17:34 WIB | Editor: Yusuf Asyari
Gunungkidul Masih Kesulitan Catat Kunjungan Wisman
Sekretaris Dinas Pariwisata Kabupaten Gunungkidul, Hary Sukmono.(Ridho Hidayat/JawaPos.com (Ridho Hidayat/JawaPos.com)
Share this image

JawaPos.com - Wisatawan mancanegara (wisman) yang berkunjung ke wilayah Kabupaten Gunungkidul, Daerah Istimewa Jogjakarta (DIJ) sampai saat ini belum semuanya tercatat. Penyebabnya, di beberapa objek wisata, tiket masuk masih sama dengan wisatwan domestik.

Sekretaris Dinas Pariwisata Kabupaten Gunungkidul, Hary Sukmono mengakui sampai saat ini sulit untuk memastikan jumlah wisman yang datang. "Masih kesulitan untuk memilah. Masih banyak yang belum, seperti tiket masuk ke Pantai Baron itu. Baron kan susah memilahnya," katanya, Selasa (14/8).

Hanya ada beberapa objek wisata yang sudah memberlakukan tiket masuk berbeda, antara domestik dan mancanegara. Seperti Gunung Api Purba Nglanggeran dan Kalisuci.

Ia menyebut, beberapa objek wisata yang sudah dipilih, sudah mencatat kunjungan wisatawan mancanegara. Pada 2017 lalu setidaknya ada 21 ribu orang asing yang berkunjung.

Heru Purwanto, Bidang Pemasaran Pokdarwis Gunung Api Purba Nglanggeran, Kecamatan Patuk, mengatakan, untuk pemilahan tiket masuk ini sudah diberlakukannya sejak 2014 silam.

Selain pengaruh pemasukan karena harga tiket berbeda, juga dari sisi mencatatnya lebih mudah. "Kalau manfaatnya bagi kami agar lebih mudah dicatat saja. Tiap bulan wisatawan manca yang masuk kan bisa diketahui," katanya.

Tiket masuk ke wisata Gunung Api Purba ini seharga Rp 15 ribu untuk domestik. Sementara mereka yang mancanegara sebesar Rp 30 ribu. "Belum ada perbedaan untuk dewasa maupun anak-anak. Hanya yang masih balita tidak dikenai tiket," ucapnya.

(dho/JPC)

Berita Terkait

Rekomendasi

berita hari ini

Sign In

Belum memiliki aku? Sign Up