JawaPos Radar

Dua Desa di Kabupaten Malang Alami Kekeringan

14/08/2018, 21:11 WIB | Editor: Yusuf Asyari
Dua Desa di Kabupaten Malang Alami Kekeringan
KEKERINGAN: Kekeringan di Desa Sumberoto, Kecamatan Donomulyo, Kabupaten Malang, beberapa waktu lalu. (Tika Hapsari/JawaPos.com)
Share this image

JawaPos.com - Dua desa di Kecamatan Sumbermanjing Wetan, Kabupaten Malang, mengalami kekeringan air. Keduanya adalah Desa Tambakrejo dan Kedung Banteng. Warga terpaksa harus mencari air dengan jarak yang cukup jauh dari biasanya.

Selain itu, beberapa warga juga terpaksa membeli air. Kepala Desa Kedung Banteng, Suwarno menjelaskan jika beberapa sumber mata air di desanya mati, khususnya yang terjadi di Dusun Krajan.

Pihaknya saat ini tengah berupaya mencari lokasi untuk pembangunan embung. Tujuannya, agar bisa menampung air hujan dan digunakan untuk persiapan musim kemarau mendatang.

"Masa yang akan bisa menampung air untuk persiapan musim kemarau," kata Suwarno, Selasa (14/8).

Sementara, untuk menanggulangi kekurangan air itu, pihak Desa Kedung Banteng berupaya meminta bantuan pada PDAM dan BPDB Kabupaten Malang. Mereka meminta, kedua instansi itu untuk menurunkan truk tangki air yang ada.

"Kami juga masih melakukan survei lokasi untuk pembangunan embung desa," tandas dia.

Di sisi lain, Kepala Desa Tambakrejo, Yonatan menjelaskan, kekurangan air juga dirasakan oleh 325 kepala keluarga (KK) di Dusun Tamban. Pihak desa juga sudah melakukan permohonan untuk bantuan tangki air dari BPBD dan PDAM Kabupaten Malang.

"Permohonan sudah kami kirimkan, semoga segera diberi bantuan," harap dia.

Sementara itu, menurut informasi yang dihimpun dari pihak pemerintah Kecamatan Sumawe, selain dua dusun itu, daerah lain masih terpantau aman dari kekeringan.

Berdasarkan data dari BPBD, wilayah yang kerap kekeringan adalah Kecamatan Sumbermanjing Wetan, Pagak, Donomulyo, Singosari dan beberapa daerah yang dikelilingi oleh gunung kapur.

(tik/JPC)

Berita Terkait

Rekomendasi

berita hari ini

Sign In

Belum memiliki aku? Sign Up