JawaPos Radar | Iklan Jitu

Urus Paspor Haji Sehari Jadi

14 Juli 2018, 15:51:45 WIB | Editor: Sofyan Cahyono
Imigrasi Surabaya
Kepala Kantor Imigrasi Kelas I Khusus Surabaya Tamin Satiawan saat memimpin apel kesiapan petugas yang akan melayani pembuatan paspor bagi calon jamaah haji, Sabtu (14/7).. (Aryo Mahendro/JawaPos.com)
Share this

JawaPos.com - Kantor Imigrasi Kelas I Khusus Surabaya melakukan persiapan terkait administrasi keberangkatan calon jamaah haji. Mereka akan tiba di Asrama Haji Sukolilo, Surabaya, Senin (16/7) lusa.

Kepala Kantor Imigrasi Kelas I Khusus Surabaya Tamin Satiawan mengatakan, pihaknya sudah menyiapkan pelayanan pembuatan paspor. Sebanyak 5.000-an dari 8.000 paspor akan diberikan kepada calon jamaah haji.

Petugas akan melayani pembuatan paspor selama 24 jam. Layanan paspor dilakukan petugas yang terbagi dalam 7 shift (Unit A hingga F). "Kami pastikan tidak akan ada keterlambatan. Paspor sudah seratus persen selesai disiapkan," kata Satiawan di Asrama Haji Sukolilo, Surabaya, Sabtu (14/7).

Imigrasi tidak hanya menyiapkan paspor untuk para calon jamaah haji. Petugas juga akan mengantisipasi kendala lain. Misalnya, jika ada calon jamaah haji yang kehilangan paspor. Maka petugas akan mengurus pembuatan paspornya.

Selain itu, petugas akan menyediakan buku paspor cadangan. Namun ketersediaannya tergantung dari adanya jamaah yang membatalkan keberangkatan karena sakit atau meninggal dunia.

Karenanya, Satiawan mengimbau calon jamaah haji jika ada yang kehilangan atau belum mengurus paspor. "Selama para jamaah memenuhi syarat pembuatan paspor, akan kami urus. Sehari bisa selesai. Supaya para jamaah tak perlu ribet," tandas Satiawan.

Imigasi tidak akan ada proses pemeriksaan dan pengetatan barang bawaan jamaah. Namun pemeriksaan pencocokan paspor dan identitas akan tetap dilakukan. Tujuannya untuk menghindari insiden jamaah yang tertukar.

Jika ada jamaah yang kedapatan menggunakan paspor palsu, akan dilakukan pembinaan. "Tapi kami usahakan secepatnya diberangkatkan jika memang masih ada waktu. Orang ibadah nggak perlu pakai sanksi," tegas Setiawan.

Kasie Informasi Haji Kemenag Jatim Sutarno menambahkan, tidak akan ada kesalahan dalam pendistribusian paspor. Termasuk buku visa bagi para calon jamaah haji.

Pasalnya, pengajuan visa dan paspor ditangani langsung pihak Kemenag. Bukan lagi diurusi Kedutaan Besar Arab Saudi. "Kami pastikan tidak akan ada paspor dan visa yang tertinggal di Arab Saudi," tutur Sutarno.

Saat ini, Kemenag Jatim sudah menyiapkan 12.729 dari 35.0000 visa yang diajukan dari Kedutaan Besar Arab Saudi di Jakarta. Belasan ribu visa tersebut akan digabung dengan 5.000-an paspor yang sudah disiapkan pihak Imigrasi. "Kami sudah siap tim yang akan berangkat ke Jakarta jika buku visa sudah bisa diambil," tukas Sutarno.

(HDR/JPC)

Berita Terkait

Rekomendasi

berita hari ini

Sign In

Belum memiliki aku? Sign Up