JawaPos Radar

Sandi Contek Rusia

Tribune Penonton di Stadion BMW Didesain Dekat dengan Lapangan

14/07/2018, 09:08 WIB | Editor: Bintang Pradewo
Tribune Penonton di Stadion BMW Didesain Dekat dengan Lapangan
Wakil Gubernur DKI Jakarta Sandiaga Uno meninjau lokasi pembangunan Jakarta International Stadium atau Stadion BMW di Jakarta Utara, Jumat (13/7). (Yesika Dinta/ JawaPos.com)
Share this image

JawaPos.com - Wakil Gubernur DKI Jakarta Sandiaga Uno memastikan pembangunan stadion di Taman BMW, Jakarta Utara, akan dimulai pada akhir tahun ini. Dia memperkirakan stadion yang diberi nama Jakarta International Stadium itu rampung pada 2020.

"Rencananya selesai 2,5 tahun atau hampir 30 bulan untuk konstruksinya," ujar Sandi di lokasi proyek, Jumat (13/7).

Dia berharap stadion yang akan menjadi markas Persija itu diharapkan mampu menandingi stadion-stadion kelas dunia. Salah satunya stadion Rusia yang kini tengah melangsungkan Piala Dunia 2018.

“Mudah-mudahan kita tidak kalah sama stadion-stadion yang kita lihat di Piala Dunia karena standarnya ini mirip-mirip dengan stadion-stadion yang kita lihat di Ecaterina, Saint Petersburg,” katanya.

Terkait desain, rencananya akan mirip stadion di Eropa dengan tribune penonton yang dekat dengan lapangan.

“Lihat kan, bagaimana di Rusia, dekat sekali itu. Mereka begitu nge-gol, tinggal loncat sudah sama penonton. Jadi itu yang kekinian. Kalau yang dulu, yang ada model tempat larinya itu, itu adalah stadion olimpiade. Dan itu zaman old,” jelas dia.

Sandi menjelaskan, pembangunan stadion menggunakan mekanisme Kerja sama Pemerintah dan Badan Usaha (KPBU). Artinya, pihak swasta diperkenankan turut membantu pembangunan sehingga tidak akan melibatkan dana dari anggaran pendapatan dan belanja daerah (APBD) DKI Jakarta.

Politikus Partai Gerindra itu mengatakan, pihaknya masih menghitung biaya kisaran pembangunan Jakarta International Stadium. Menurutnya, dengan konstruksi yang baik, stadion yang akan menjadi kebanggaan Jakmania itu membutuhkan dana lebih dari Rp 2 triliun.

“Dan alhamdulillah ini tidak membebankan APBD. Jadi kita ringankan APBD kita sehingga lebih banyak bisa membiayai program-program untuk pemberdayaan masyarakat,” terangnya.

Selanjutnya, dia juga akan menambah sejumlah fasilitas penunjang seperti transportasi publik yang terintegrasi. Rencananya, kawasan stadion akan dilintasi kereta seperti kereta rel listrik (KRL) commuterline dan juga light rail transit (LRT).

“Ke depan nanti akan selain ada kereta, juga ada LRT. LRT yang fase ke-5 kalau tidak salah atau ke-6 yang menuju ke Bandara dari Kelapa Gading juga lewat sini. Nanti kita ingin adanya stasiun di sini juga,” pungkas Sandi.

(ce1/yes/JPC)

Berita Terkait

Rekomendasi

berita hari ini

Sign In

Belum memiliki aku? Sign Up