JawaPos Radar

Tokoh Ulama Ajak Masyarakat Tangkal Isu-isu Komunisme

14/07/2018, 11:48 WIB | Editor: Imam Solehudin
Komunisme
Forum Umat Islam Bersatu (FUIB) mengajak masyarakat untuk mewaspadai komunisme yang menyusup ke dalam isu-isu populis. (Dok.JawaPos.com)
Share this image

JawaPos.com - Sejumlah tokoh masyarakat (tomas) Banyuwangi mengapresiasi pengadilan yang menjatuhi hukuman terhadap Hari Budiawan. Hari alias Budi Pego divonis bersalah atas penyebaran paham komunis dengan spanduk palu arit.

Ketika itu, spanduk ditujukan saat demo tolak tambang di Banyuwangi, Jawa Timur. Budi Pego sendiri resmi bebas pada awal Juli 2018 setelah menjalani 10 bulan masa tahanan. Kini, kasusnya tengah proses kasasi di Mahkamah Agung.

Menanggapi hal ini, Koordinator Forum Umat Islam Bersatu (FUIB) Habib Rahmat Himran mengapresiasi pengadilan. Pasalnya, mereka berani menghukum terdakwa yang dinyatakan terbukti melakukan perbuatan penyebaran paham komunis.

"Kami mengajak warga, khususnya di Banyuwangi, untuk selalu waspada dengan gerakan dan sel-sel komunisme yang terus mencoba bangkit. Termasuk menyusup ke tengah-tengah warga dengan menumpang isu-isu populis kerakyatan, seperti isu lingkungan di Banyuwangi ini", tegas Habib Rahmat di Jakarta, Sabtu (13/7).

Menurut Habib asal Gorontalo ini, menengok sejarah komunisme di masa lalu, mereka senantiasa menggunakan isu-isu keseharian rakyat.

"Tak ada strategi dan taktik baru dalam fenomena kebangkitan gerakan komunisme ini, jadi sebaiknya warga Banyuwangi tetap waspada dan hati-hati," pungkas dia.

(mam/ce1/JPC)

Berita Terkait

Rekomendasi

berita hari ini

Sign In

Belum memiliki aku? Sign Up