JawaPos Radar

Tercepat Padamkan Api se-Indonesia, Robot DOME UMM Melesat ke AS

14/07/2018, 12:23 WIB | Editor: Bintang Pradewo
Tercepat Padamkan Api se-Indonesia, Robot DOME UMM Melesat ke AS
CEPAT: Robot pemadam api buatan mahasiswa UMM yang tercepat dalam padamkan api. (Tika Hapsari/ JawaPos.com)
Share this image

JawaPos.com - Satu lagi karya anak bangsa yang berhasil mendunia. Robot DOME karya Tim Robotika Program Studi Teknik Elektro Fakultas Teknik Universitas Muhammadiyah Malang (UMM), meraih Juara I kategori Kontes Robot Pemadam Api Indonesia (KRPAI) pada Kontes Robot Indonesia (KRI) Nasional 2018. Dalam waktu dekat, robot ini berhasil melaju untuk mengikuti perlombaan tingkat internasional, ke Amerika Serikat.

Dengan menunjukkan akurasi yang tinggi dan waktu tercepat dalam membidik titik api, Robot DOME UMM berhasil melesat jauh di peringkat pertama dengan total waktu 3.62 menit meninggalkan dua tim saingan terberatnya. Yakni Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS) Surabaya dan Politeknik Elektronika Negeri Surabaya (PENS).

"Saat melihat nama Dome berada di urutan puncak, rasanya lega sekali," terang Ketua Tim Robotika UMM Alfan Achmadillah Fauzi, Sabtu (14/7).

Tercepat Padamkan Api se-Indonesia, Robot DOME UMM Melesat ke AS
MENANG: Tim robot UMM yang berhak melaju ke Amerika Serikat. (Tika Hapsari/ JawaPos.com)

Prestasi para pendahulunya di tingkat internasional, menjadi pemantik semangat tim yang beranggotakan Alfan Achmadillah Fauzi (ketua), Ken Dedes Maria Kunthy (teknisi), dan Rochmansyah (anggota) ini.

Mereka pun mengaku telah melakukan persiapan yang matang untuk kontes yang berlangsung di Sportarium Universitas Muhammadiyah Yogyakarta (UMY) ini, Jumat (13/7).

"Dengan semangat para pendahulu kami yang sudah sukses, maka kami sudah jauh lebih siap dalam laga ini," terang Rochmansyah, salah satu anggota tim.

Ketua tim Robotika UMM Alfan Achmadillah Fauzi (ketua) menambahkan, selain semangat tim, riset khusus yang dilakukan selama tiga bulan membuat timnya merasa yakin dan percaya diri akan keluar sebagai juara nasional.

"Berlatih selama tiga bulan menjadikan kami sangat percaya diri untuk melenggang ke tingkat nasional," terangnya.

Kemenangan tim Robotika UMM ini sekaligus menjadi tiket emas bagi UMM untuk ikut serta dalam kontes robot di tingkat internasional yang akan berlangsung di Amerika Serikat.

"Langkah ke depannya, kami pasti akan terus melakukan riset untuk robot ini agar semakin prima di kontes internasional nantinya," jelas Pembina Tim Robotika UMM Nur Alif.

Pembina yang sekaligus dosen Teknik Elektro ini juga mengaku bahwa akan menyiapkan dua robot lainnya untuk diperlombakan di ajang internasional tersebut.

"Langkah ke depan, kami akan merampungkan dua robot lain dari divisi berkaki dan beroda untuk mempersiapkan diri dalam perlombaan di Amerika," jelasnya.

KRI ke-18 merupakan kompetisi tingkat nasional yang dibagi dalam lima divisi yakni Kontes Robot Abu Indonesia (KRAI), Kontes Robot Pemadam Api Indonesia (KRPAI), Kontes Robot Sepak Bola Indonesia (KRSBI) Humanoid, Kontes Robot Sepak Bola Indonesia (KRSBI) Beroda, dan Kontes Robot Seni Tari Indonesia (KRSTI). Sebanyak 91 tim dari 48 universitas di Indonesia berkompetisi di ajang bergengsi ini.

(tik/JPC)

Berita Terkait

Rekomendasi

berita hari ini

Sign In

Belum memiliki aku? Sign Up