JawaPos Radar

Bulog Bojonegoro Tetap Beli Gabah Petani

14/07/2018, 11:49 WIB | Editor: Sofyan Cahyono
Beras Bulog
ILUSTRASI: Beras Bulog. (Becky Subechi/Jawa Pos)
Share this image

JawaPos.com - Bulog Sub Divre III Bojonegoro tidak lagi menyalurkan beras sejahtera (rastra) kepada masyarakat. Namun, Bulog tetap melakukan pembelian gabah ke petani.

Hal ini dikatakan Wakil Kepala Bulog Subdivre III Bojonegoro Edy Kusuma. "Kami tetap melakukan pembelian beras karena untuk cadangan pemerintah," kata Edy di Bojonegoro, Sabtu (14/7).

Bulog menyerap gabah petani tak hanya untuk memenuhi kebutuhan rastra. Namun juga untuk program stabilisasi harga yang dilakukan pemerintah.

Sehingga harga beras di pasaran tidak mengalami kenaikan. Stabilisasi harga beras ini penting. Sebab ini kebutuhan dari pada yang pokok," imbuh Edy.

Saat ini, harga gabah kering panen (GKP) di tingkat petani mencapai Rp 5.100 per kilogram. Padahal harga pembelian pemerintah (HPP) untuk GKP hanya Rp 3.700 per kilogram.

Bulog melakukan pembelian beras untuk kegiatan komersial. Karena selama ini hanya memproduksi beras medium dengan dengan harga pasaran. Tahun ini, target Bulog adalah menyerap gabah sebanyak 76 ribu ton. Sekarang realisasinya bari 50 persen. "Kami yakin tahun ini bisa memenuhi target itu. Sebab musim penen petani masih akan berlanjut," tutupnya.

(yud/JPC)

Berita Terkait

Rekomendasi

berita hari ini

Sign In

Belum memiliki aku? Sign Up