JawaPos Radar

Uji Coba Kereta LRT, Sandiaga Pastikan Kecepatan Tembus 80 Km Per Jam

14/06/2018, 20:00 WIB | Editor: Bintang Pradewo
Uji Coba Kereta LRT, Sandiaga Pastikan Kecepatan Tembus 80 Km Per Jam
Wakil Gubernur DKI Jakarta Sandiaga Uno saat uji coba LRT Jakarta. (Yesika Dinta/ JawaPos.com)
Share this image

JawaPos.com - Proyek moda transportasi light rail transit ditargetkan dapat melayani para atlet yang bertanding dalam perhelatan Asian Games pada Agustus 2018 mendatang. Nantinya, kereta dipastikan dapat berjalan hingga 80 kilometer per jam. 

Wakil Gubernur DKI Jakarta Sandiaga Uno baru saja menguji coba kereta LRT yang terparkir di Stasiun Mall Kelapa Gading, Jakarta Utara, Kamis (14/6). Dalam uji dinamis tadi, kereta baru bisa dijalankan beberapa ratus meter saja untuk mencoba listrik, pintu otomatis, emergency call, dan fasilitas lainnya.

Uji Coba Kereta LRT, Sandiaga Pastikan Kecepatan Tembus 80 Km Per Jam
LRT Jakarta. (Yesika Dinta/ JawaPos.com)

"Perasan tadi kok panas karena belum tersambung listrik. Pas sudah tersambung kok dingin banget. Karena akselerasinya sudah sampai 80 kilometer per jam,” ujar Sandi usai uji coba kereta.

Terkait progres, saat ini PT Jakarta Propertindo (Jakpro) selaku pilot project memastikan proyek sudah mencapai 74 persen. Menurutnya, LRT akan selesai sebelum pelaksanaan Asian Games mendatang.

"Tahun ini LRT jalan Alhamdulillah saya baru saja di laporkan kita on track on schedule mudah-mudahan on budget dan kualitas sesuai spesifikasi kita akan beroperasi bulan Agustus sebelum Asian Games,” tuturnya.

Dengan adanya transportasi massal yang memadai seperti LRT, Sandi menargetkan satu juta penumpang akan beralih dari kendaraan pribadi. “Kita menuju trans satu juta penumpang. MRT insyallah Maret 2019," katanya. 

Setelah fase 1 Kelapa Gading-Velodrome itu selesai, tahun depan pembangunan LRT fase 2 dengan tujuan Tanah Abang akan segera dilakukan. Meski begitu, dia tidak merincikan mengenai waktu pembangunan. 

"LRT fase 2 insya Allah tahun depan dimulai. Kita ingin ini menjadi lembaran baru, stasiun akan menjadi TOD dan alat terintegrasi, insya Allah dilanjutkan LRT yang lain termasuk fase 3 untuk mencapai jalan yang sepi dan pekerja Jakarta semakin produktif," terang Sandi.

(yes/JPC)

Berita Terkait

Rekomendasi

berita hari ini

Sign In

Belum memiliki aku? Sign Up