JawaPos Radar

Kampanye Libatkan Massa Ditiadakan di Empat Lawang

14/06/2018, 06:30 WIB | Editor: Sari Hardiyanto
Gubernur Sumsel Alex Noerdin
Gubernur Sumsel, Alex Noerdin saat meninjau langsung kondisi di Empat Lawang pasca bentrok timses dua Paslonbup Empat Lawang (Istimewa)
Share this image

JawaPos.com - Kejadian bentrok di Empat Lawang antar timses dua Paslonbup menjadi pembelajaran. Karena itu, Gubernur Sumsel meminta para paslon untuk tidak melakukan kampanye yang melibatkan massa.

"Sudah saya minta kepada para Paslon, tidak ada lagi kampanye yang melibatkan massa, silahkan blusukan, dan dialogis saja," kata Gubernur Sumsel, Alex Noerdin saat ditemui JawaPos.com, Rabu (13/6).

Ia juga menambahkan, bahwa dirinya bersama Kapolda dan Pangdam juga sudah mendatangi rumah korban di Muara Pinang serta bertemu orang tuannya. Pihaknya juga meminta untuk tidak melakukan aksi balas dendam, dan menyerahkan serta mempercayakan kasusnya kepada pihak kepolisian.

Selain itu, pihaknya pun juga sudah bertemu dengan Panwaslu, KPU serta Bupati Empat Lawang untuk mengajak semua penyelenggara netral. "Saya juga minta bupati untuk mengajak kades juga untuk netral jangan sampai terjadi lagi kejadian seperti ini," tutupnya.

Seperti diketahui, bentrok berdarah antar timses terjadi di Empat Lawang, Sumsel, Selasa (12/6) sore. Dalam kejadian tersebut satu orang tewas dan tiga orang mengalami luka tembak.

Bentrok ini diduga dipicu ketidaknetralan panitia pengawas kecamatan (Panwascam). Sehingga memancing emosi timses hingga pada Selasa (12/6) terjadi bentrok. Bahkan, terjadinya penembakan.

Penembakan ini diduga dilakukan timses nomor urut 1 karena korbannya yaitu dari timses paslon nomor urut 2. Korban dalam bentrok ini tercatat satu tewas tertembak yakni Beni warga Kecamatan Muara Pinang Empat Lawang dan tiga orang mengalami luka tembak di tangan dan kaki hingga kritis.

(lim/JPC)

Berita Terkait

Rekomendasi

berita hari ini

Sign In

Belum memiliki aku? Sign Up