JawaPos Radar

Jokowi Mudik, TNI-Polri Terjunkan 1.300 Personel

14/06/2018, 12:49 WIB | Editor: Sari Hardiyanto
Apel Pengamanan Presiden
APEL SIAGA: Danrem 074/Warastratama, Kolonel Inf Widi Prasetijono melakukan pengecekan kendaraan usai apel siaga di halaman Makorem, Kamis (14/6). (Ari Purnomo/JawaPos.com)
Share this

JawaPos.com - Jajaran TNI dan Polri menyiagakan setidaknya 1.300 personel untuk pengamanan Presiden Joko Widodo (Jokowi) saat pulang kampung di Solo. Rencananya, Presiden jokowi akan mudik ke Solo pada Jumat (15/6) usai menggelar open house di Istana Kepresidenan Bogor.

Untuk kesiapan pengamanan, Korem 074/Warastratama bersama Polri dan jajaran terkait menggelar apel siaga di Makorem, Kamis (14/6). 

Usai memimpin apel siaga, Komandan Korem 074/Warastratama, Kolonel Inf Widi Prasetijono menjelaskan, bahwa gelar pasukan ini dilakukan sebagai bentuk persiapan pengamanan kepala negara.

"Kami melakukan kesiapan, seperti pengecekan personel, kendaraan dinas untuk pengamanan VIP. Untuk jumlah personel yang akan diterjunkan saat pengamanan mencapai 1.300 personel. Baik itu dari TNI dan juga Polri," katanya kepada JawaPos.com. 

Akan tetapi, Widi menambahkan, dirinya juga belum bisa memastikan jadwal kepulangan Presiden. Meski begitu, persiapan akan tetap dilakukan guna mengantisipasi adanya ancaman yang mungkin bisa terjadi. Widi menambahkan, biasanya Presiden Jokowi akan pulang kampung saat lebaran.

"Tetapi kemungkinan berada di Solo tidak lama, paling satu sampai dua hari. Tetapi kepastiannya saya juga belum tahu tapi kemungkinan juga besok (Jumat)," ucapnya. 

Disinggung mengenai adanya agenda kunjungan kerja yang dilakukan oleh Presiden Jokowi saat di Solo, Widi belum mengetahuinya. Tetapi, menurutnya tidak ada agenda menonjol yang akan dilakukan di Solo. "Ada perintah atau tidak kami tetap melakukan apel siapa dan kesiapan pengamanan," tandasnya.

(apl/JPC)

Berita Terkait

Rekomendasi

berita hari ini

Sign In

Belum memiliki aku? Sign Up