alexametrics

Dinkes Gresik Temukan Kurma Berjamur sampai Produk Kedaluwarsa

14 Mei 2019, 17:31:08 WIB

JawaPos.com – Makanan busuk dan kedaluwarsa masih juga dijual. Saat Dinas Kesehatan (Dinkes) Gresik melakukan inspeksi mendadak (sidak) Senin (13/5), ditemukan makanan yang tidak layak konsumsi. Ada kurma busuk, berjamur, dan makanan kaleng rusak. Kemasannya sudah penyok. Harus ditarik.

Salah satu produk rusak itu adalah kurma. Di salah satu toko modern, petugas dinkes menemukan kurma berkualitas jelek. Dijualnya pun terbuka. Sudah berjampur pula.

“Ini kualitasnya jelek dan terbuka. Dapat memicu kuman,” kata staf kefarmasian Dinkes Gresik Rakiwi.

Rakiwi menemukan sebutir kurma sudah berjamur. Dia langsung memasukkan kurma itu ke plastik untuk sampel laporan. Dinkes meminta pengelola toko melaporkan bukti pemusnahan barang tersebut. Batas waktunya tujuh hari setelah sidak.

Selain kurma, dinkes menemukan beberapa produk dengan kemasan rusak. Paling banyak makanan kaleng siap saji yang sudah penyok. Kemudian, izin produk industri rumah tangga (PIRT) yang harus diperbarui. “Ini juga ditemukan produk kedaluwarsa,” ungkapnya setelah mengunjungi tiga supermarket di tiga lokasi. Masing-masing di Jalan dr Wahidin, Jl RA Kartini, dan GKB.

Plt Sekretaris Dikes Gresik dr Mukhibatul Khusna meminta penjual segera menarik produk-produk itu. Lalu, memusnahkannya. Toko diharapkan lebih teliti dalam menjual produk. Terutama menjelang Lebaran. Produk harus disortir sebelum dijual. “Khawatirnya, produk-produk itu lolos. Baik dari pantauan toko maupun pembeli. Jadi, lebih baik disortir lagi,” imbuhnya.

Di sisi lain, pembeli perlu lebih berhati-hati dalam membeli makanan dan minuman untuk Lebaran. Perhatikan betul masa kedaluwarsa maupun kerusakan produk. “Kalau rusak, lebih baik pilih produk yang lain,” ungkapnya.

Editor : Dhimas Ginanjar

Reporter : son/c6/roz



Close Ads