alexametrics

Kapal Pengangkut Minyak Sawit Tenggelam, Sungai Mahakam Tercemar

14 April 2021, 14:47:38 WIB

JawaPos.com – Tenggelamnya kapal pengangkut ratusan ton minyak sawit (crude palm oil/CPO) di Sungai Mahakam tidak hanya meninggalkan duka bagi kru kapal yang salah satunya ditemukan tewas. Tumpahan minyak tersebut juga mengganggu kehidupan warga yang mengandalkan air sungai untuk aktivitas sehari-hari.

Insiden tenggelamnya kapal self propelled oil barge (SPOB) Mulia Mandiri tersebut terjadi pada Sabtu (10/4). Dan, sampai kemarin (13/4) dampaknya masih terasa.

Kepada Kaltim Post, Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kaltim Ence Ahmad Rafiddin Rizal menuturkan, penyebaran tumpahan minyak sawit di perairan Sungai Mahakam, tepatnya di sekitar Kelurahan Simpang Pasir, Kecamatan Palaran, berimbas ke sekitar 7 kilometer dari titik terjauh ke arah hilir sungai. Luasan itu dipantau menggunakan drone dan Google Maps.

Saat ini dilakukan pembersihan dengan menggunakan alat penyedot. Pembersihan melibatkan tim dari Kantor Kesyahbandaran dan Otoritas Pelabuhan (KSOP) Kelas IIA Samarinda bersama relawan dan beberapa perusahaan yang beraktivitas di tepi Mahakam.

“Saya belum dapat laporan sudah berapa minyak yang disedot. Tapi, sepintas pantauan drone, memang relatif lebih bersih dari sebelumnya,” ungkapnya.

Kejadian nahas pada Sabtu (10/4) itu membuat Jufri sebagai kepala kamar mesin tenggelam dan tewas. Peristiwa tersebut bermula saat kapal SPOB Mulia Mandiri melintas di perairan Sungai Mahakam menuju Dermaga Teluk Cinta. Arus deras mengakibatkan kapal dengan delapan ABK itu oleng hingga karam.

Tujuh ABK berhasil selamat. Jasad Jufri ditemukan sehari setelah peristiwa tersebut, sejauh 3 kilometer dari titik kejadian.

“Kami belum tahu perusahaan apa. Sampai saat ini ABK belum dimintai keterangan karena masih shocked. Makanya, kami berkoordinasi dengan aparat keamanan untuk penelusuran itu,” terangnya.

Baca juga: Wisata Sungai Mahakam Kembali Buka

Dia menuturkan, timnya bersama DLH Samarinda dan Balai Gakkum KLHK sudah turun ke lokasi titik tumpahan minyak serta mengambil sampel minyak dan air untuk diuji di laboratorium.

Saksikan video menarik berikut ini:

Editor : Ilham Safutra

Reporter : dra/c7/ttg

Saksikan video menarik berikut ini:


Close Ads