alexametrics

Soal Isu Kiamat, Ini Penjelasan MUI Malang

14 Maret 2019, 14:55:19 WIB

JawaPos.com – Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kabupaten Malang menilai bila bentuk pembelajaran di Pondok Pesantren (Ponpes) Miftakul Falakim Mubta’dziin tidak ada yang menyimpang dari aturan atau kaidah agama islam. Bahkan pihaknya menegaskan bila Ponpes ini tidak berkaitan dengan jamaah HTI.

Perwakilan MUI Kabupaten Malang Ibnu Mukti menyampaikan, hal yang paling fundamental dari hasil temuan maupun hasil tabayun yang dilakukan oleh MUI, dinyatakan bahwa ponpes yang ada di Dusun Pulosari, Desa Sukosari, Kecamatan Kasembon, Kabupaten Malang ini tidak terkait dengan jamaah HTI atau yang seafiliasi dengan HTI. “Ponpes ini ponpes ala NU,” kata dia.

Pria yang juga menjabat sebagai Wakil PC Anshor Kabupaten Malang itu menerangkan, sebelum adanya rumor ini, dirinya mewakili anshor sudah tabayun ke Pengasuh Pondok Pesantren (Ponpes) Miftakul Falakim Mubta’dziin Muhammad Romli. “Sudah kroscek sendiri, sudah liat sendiri. Bahkan beliau juga menjabat sebagai Katib Syuriah NU Kasembon. Kalau pondok terafiliasi dengan yang lain itu salah,” terangnya.

Sementara itu, terkait adanya huru hara setelah Ramadan, Ibnu mengungkapkan, memang dari awal NU Kasembon sudah tanggap setelah adanya permasalahan ini. “Begitu berita ramai dibicarakan, langsung ambil sikap, berusaha cari kebajikan. Ambil langkah ber tabayun,” kata dia.

Hasil tabayun itu pun telah disampaikan dengan melakukan mediasi bersama 13 tokoh muspika setempat. “Setelah tabayun dilaksanakan dan mediasi, MUI nyatakan bahwa amaliyah atau bentuk pembelajaraan tidak ada yang menyimpang dari aturan atau kaidah agama islam,” tegasnya.

Sementara berkenaan dengan penjelasan terkait kiamat, menurutnya banyak sudut pandang mengenai masalah kiamat ini. “Menurut Gus Romli seperti yang disampaikan, tidak seperti ulama yang lain. Mungkin benar menurut perspektif beliau, kalau saya berbeda pandangan,” kata dia.

“Yang disampaikan beliau benar sesuai hadis, mohon jadikan maklum,” lanjutnya.

Selain itu, dia juga menyampaikan bila Romli menyampaikan hal tersebut di hadapan jamaahnya sendiri, bukan untuk umum. Oleh karena itu, MUI menganggap ini adalah berita bohong.

Editor : Sari Hardiyanto

Reporter : Fiska Tanjung

Soal Isu Kiamat, Ini Penjelasan MUI Malang