JawaPos Radar | Iklan Jitu

Januari, 256 Warga Sumbar Terjangkit DBD

14 Februari 2019, 18:57:05 WIB
Januari, 256 Warga Sumbar Terjangkit DBD
Kepala Dinas Kesehatan Sumbar Merry Yuliesday (Riki Chandra/JawaPos.com)
Share this

JawaPos.com - Wabah penyakit Demam Berdarah Dengue (DBD) terus mengancam masyarakat Sumatera Barat (Sumbar). Sepanjang Januari 2019, terdapat 256 laporan kasus DBD. Seorang diantaranya juga dilaporkan meninggal dunia.

Jumlah tersebut meningkat dibandingkan Desember 2018 yang hanya berada di angka 189 kasus DBD. Hal itu dibenarkan Kepala Dinas Kesehatan Sumbar Merry Yuliesday. Menurutnya, ada tiga daerah dengan kasus DBD tinggi pada Januari 2019.

Masing-masing, 58 kasus di Kota Padang, 33 kasus di Pasaman Barat, dan 24 kasus di Tanah Datar. "Kami berharap, Februari ini angkanya menurun. Ini tentu tidak terlepas dari upaya bersama dengan meningkatkan kebersihan lingkungan masing-masing," kata Merry Yuliesday di Padang, Kamis (14/2).

Bulan ini, data terakhir hingga tanggal 12 Februari, Kota Padang masih berada di posisi teratas dengan 12 kasus DBD. Laglu, 9 kasus terjadi di Pariaman, 8 kasus di Kabupaten Solok, 7 kasus Pasaman Barat dan 3 kasus DBD di Tanah Datar.

Atas kondisi itu, Dinkes Sumbar me dan nghimbau agar setiap kabupaten/kota menggiatkan sosialiasi pencegahan penyebaran virus DBD. Hal yang perlu ditekankan kepada masyarakat adalah perilaku hidup bersih.

Selain itu, masyarakat juga dituntut aktif membersihkan lingkungan tempat tinggal masing-masing. Hal ini bisa dengan menggencarkan Program Pemberantasan Sarang Nyamuk (PSN) dengan cara 3 M plus perlu dimaksimalkan.

"Jika demam, segera ke dokter, lakukan pemeriksaan. Budaya hidup bersih perlu ditingkatkan, sebab dengan lingkungan bersih, perkembangan jentik nyamuk bisa dicegah. Sehingga resiko tertular DBD bisa dihindari," bebernya. 

Editor           : Yusuf Asyari
Reporter      : Riki Chandra

Berita Terkait

Rekomendasi

berita hari ini

Sign In

Belum memiliki aku? Sign Up