alexametrics

Diduga Lakukan Penganiayaan, Wasit Liga 1 Dilaporkan Ke Polisi

14 Februari 2019, 19:40:38 WIB

JawaPos.com – Seorang wasit berinisial AGP dilaporkan ke Polresta Pekanbaru atas dugaan penganiayaan. Ia dilaporkan oleh korbannya, Nurul Ilham Rezkianda, 17, yang merupakan seorang pemain sepak bola Bantan FC.

Kasubbag Humas Polresta Pekanbaru, Ipda Budhi Dianda mengatakan, dugaan penganiayaan itu terjadi di Stadion Utama Kaharuddin Nasution, awal pekan bulan ini. Dimana di stadion tersebut tengah digelar turnamen U-17 Singapura, Johor, Riau (Sijori) Championship.

“Perkara ini tengah ditangani oleh Unit III Satreskrim Polresta Pekanbaru. Dalam proses penyelidikan, korban Ilham beserta dua saksi berikut manager tim sepakbola dan pelatih, telah menjalani pemeriksaan di Mapolresta Pekanbaru, Rabu (13/2) petang kemarin,” ujar Ipda Budhi, Kamis (14/2).

Ia melanjutkan, berdasarkan dari keterangan Ilham dan manager tim Adam Fauzi, kasus ini berawal ketika tim Bengkalis yang telah mengantongi empat poin memprotes wasit karena diduga 2 tim lainnya terindikasi melakukan pengaturan skor.

“Saat itu, dia AGP tidak memimpin pertandingan. Namun tengah berada di tempat panitia selaku ketua pengadil lapangan hijau,” jelas Ipda Budhi.

Terlapor AGP yang merupakan wasit Liga 1 asal Provinsi Riau itu marah. Lalu mengejar tim Bengkalis yang sudah meninggalkan turnamen bersama dengan 2 rekannya hingga ke parkiran.

Dengan kasar dia menyebut pemain tim Bantan FC orang kampung. Bahkan, dia juga memukul pemain dengan tinju tangan kanannya hingga korban mengeluarkan darah.

Bukan itu saja, AGP juga menantang pihak Bantan FC untuk melaporkan hal tersebut ke polisi. “Langsung membuat laporan polisi. Awalnya ke Polda Riau namun kemudian diarahkan ke Polresta Pekanbaru,” bebernya.

“Saat ini dalam proses penyelidikan terlebih dahulu,” tandas Ipda Budhi.

Editor : Budi Warsito

Reporter : Virda Elisya



Close Ads
Diduga Lakukan Penganiayaan, Wasit Liga 1 Dilaporkan Ke Polisi